Buka konten ini

ANAMBAS (BP) – Memasuki momen arus mudik Lebaran, feri rute Anambas–Batam dan Anambas–Tanjungpinang menambah jadwal keberangkatan mulai 9 Maret mendatang. Penambahan dilakukan untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat yang ingin pulang kampung.
Jika sebelumnya feri hanya beroperasi dua kali sepekan, kini jadwal ditambah menjadi tiga kali dalam seminggu. Untuk rute Batam dan Tanjungpinang menuju Anambas, feri berangkat setiap Senin, Rabu, dan Jumat.
Sementara rute dari Anambas menuju Batam dan Tanjungpinang dijadwalkan pada Selasa, Kamis, dan Sabtu. Pola tersebut diharapkan membuat pelayanan lebih merata dan tidak menumpuk pada hari tertentu.
Penambahan jadwal dilakukan setelah adanya desakan masyarakat agar operator kembali mengaktifkan jadwal sesuai izin trayek dari Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau, yakni tiga kali dalam sepekan. Desakan muncul karena banyak calon penumpang tidak kebagian tiket saat pembelian arus mudik pekan lalu. Tiket yang dijual ludes dalam waktu singkat.
Operator kapal, Ahak, mengatakan lonjakan permintaan menjadi alasan utama penambahan jadwal tersebut.
“Ada penambahan jadwal karena antusias masyarakat luar biasa. Kita tambah supaya yang mau mudik bisa terlayani,” ujarnya, Rabu (25/2).
Dalam pelayanan arus mudik, operator mengerahkan dua unit kapal, yakni feri MV Seven Star Island berkapasitas 300 kursi dan MV VOC Batavia berkapasitas 200 kursi.
Dengan total kapasitas 500 penumpang setiap keberangkatan, operator optimistis kepadatan dapat diurai, terutama menjelang puncak arus mudik beberapa hari sebelum Lebaran.
Ahak menjelaskan, tiket sudah bisa dipesan di loket resmi yang berada di Tanjungpinang, Batam, dan Anambas. Masyarakat diimbau membeli tiket langsung melalui agen resmi.
Ia juga mengingatkan agar calon penumpang tidak membeli tiket melalui calo guna menghindari penipuan maupun harga yang tidak sesuai ketentuan.
“Kita sudah bisa melayani tiket arus balik. Sudah bisa dibeli juga,” tegasnya.
Adapun rincian tarif ferry untuk rute Tanjungpinang–Tarempa sebesar Rp542 ribu dan Tanjungpinang–Letung Rp428 ribu. Sementara rute Batam–Tarempa dipatok Rp482 ribu dan Batam–Letung Rp428 ribu.
Untuk transportasi udara, kondisi berbeda terjadi pada rute Batam–Letung. Hingga saat ini, tiket pesawat masih tersedia dan belum mengalami lonjakan signifikan.
Salah satu karyawan Lion Air Group, Helmi, menyebut Wings Air masih melayani penerbangan empat kali dalam sepekan, bergantung pada tingkat keterisian penumpang.
Harga tiket pesawat rute tersebut berada di kisaran Rp1,6 juta. Meski lebih mahal dibandingkan ferry, moda udara tetap menjadi pilihan bagi masyarakat yang mengutamakan waktu tempuh lebih singkat.
Dengan penambahan jadwal ferry dan tetap beroperasinya penerbangan Wings Air, masyarakat kini memiliki alternatif moda transportasi yang lebih fleksibel untuk mudik. Operator berharap seluruh proses keberangkatan hingga arus balik berjalan lancar dan aman, serta mampu menjawab kebutuhan warga Anambas yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga. (***)
Reporter : IHSAN IMADUDDIN
Editor : GUSTIA BENNY