Buka konten ini
BATAM (BP) — Lonjakan penumpang udara mulai terasa menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Permintaan tiket dari Batam ke sejumlah kota di Pulau Jawa dan Sumatra meningkat signifikan. Maskapai pun menambah frekuensi penerbangan, sementara pengelola bandara memastikan kesiapan operasional guna mengantisipasi kepadatan.
Lion Air Group menambah enam penerbangan ekstra (extra flight) untuk rute-rute favorit seperti Jakarta, Padang, Palembang, Yogyakarta, Semarang, dan Lampung.
Area Manager Lion Air Group wilayah Kepulauan Riau, Amar Fernando, mengatakan penambahan dilakukan menyesuaikan tingginya permintaan masyarakat.
“Total sementara kami menambah enam extra flight. Untuk Jakarta dan Padang kami menambah jumlah penerbangan, sedangkan Semarang dan Lampung kami menambah frekuensi,” ujar Amar, Selasa (24/2).
Ia menyebutkan, tingkat keterisian kursi (load factor) rute Palembang dan Padang telah mencapai sekitar 60 persen. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-2 dan H-1 Idulfitri. Saat ini, ketersediaan kursi pada tanggal tersebut hampir penuh.
“Kurang lebih segitu. Pantauan kemarin untuk H-2 dan H-1 sudah cukup tinggi, dan hari ini bisa saja berubah,” katanya.
Terkait harga tiket, Amar memastikan tidak ada penjualan melebihi batas tarif tertinggi yang ditetapkan pemerintah. Harga bersifat fluktuatif mengikuti ketersediaan kursi dan regulasi yang berlaku.
“Tidak mungkin kami menjual di atas batas tarif atas. Penyesuaian harga tetap mengikuti ketentuan dan ketersediaan kursi,” tegasnya.
Ia menambahkan, jumlah extra flight masih berpeluang bertambah apabila permintaan terus meningkat hingga mendekati hari keberangkatan. Dalam kondisi normal, penerbangan Lion Air Group dari dan ke Batam berkisar 25 penerbangan per hari. Pada periode Lebaran, jumlah tersebut diproyeksikan meningkat.
Bandara Siap, Tarif Jasa Dipangkas 50 Persen
Di sisi lain, manajemen PT Bandara Internasional Batam (BIB) memastikan kesiapan operasional dan fasilitas di Bandara Internasional Hang Nadim menjelang arus mudik 2026. Selain penguatan layanan, operator bandara memberlakukan potongan tarif jasa kebandarudaraan sebesar 50 persen guna mendukung kelancaran angkutan Lebaran.
Direktur Utama PT BIB, Annang Setia Budhi, mengatakan peningkatan pelayanan menjadi fokus utama setelah rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam pada 9 Februari 2026.
“Arahan tersebut sejalan dengan permintaan Pemerintah Kota Batam agar seluruh simpul transportasi mengantisipasi lonjakan penumpang dan potensi kepadatan pada jam-jam sibuk,” ujar Annang, Senin (23/2).
Ia menegaskan komitmen manajemen untuk memastikan perjalanan yang aman dan nyaman, termasuk mencegah penumpukan di titik layanan seperti check-in, ruang tunggu, dan area keberangkatan.
Sebagai stimulus angkutan Lebaran, PT BIB mengimplementasikan potongan tarif 50 persen untuk Pelayanan Jasa Penumpang (PJP2U) serta Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U).
Kebijakan tersebut merujuk pada Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor AU.005/1/2/PHB/2026 tentang Pengenaan Potongan Harga Tarif Jasa Kebandarudaraan Periode Angkutan Lebaran Tahun 2026.
Diskon berlaku untuk pembelian tiket mulai 10 Februari 2026, dengan periode keberangkatan 14–19 Maret 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat menekan biaya operasional maskapai sekaligus menjaga keterjangkauan harga tiket bagi masyarakat.
Lonjakan permintaan juga mendorong maskapai lain mengajukan penerbangan tambahan. Garuda Indonesia merencanakan penambahan penerbangan pada 17, 18, 19, dan 28 Maret 2026. Sementara Citilink mengajukan extra flight rute Batam–Jakarta pada 13–28 Maret 2026 serta Batam–Surabaya khusus 19 Maret 2026.
Manajemen bandara juga membuka kemungkinan penambahan penerbangan dari maskapai yang tergabung dalam Lion Group apabila tren kenaikan penumpang terus berlanjut.
Pihak bandara dan maskapai sama-sama mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal guna menghindari kehabisan tiket pada tanggal favorit. (*)
LAPORAN : YASHINTA – AZIS MAULANA
Editor : RATNA IRTATIK