Buka konten ini

BATAM KOTA (BP) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan dana siap pakai serta bantuan logistik dan peralatan untuk mendukung kesiapsiagaan penanganan darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Batam tahun 2026.
Bantuan tersebut diterima langsung Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Batam (BPBD) Batam, Agus Bendri, dan disaksikan Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB, Andi Eviana, dalam kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI pada masa reses Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026.
Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Wali Kota Batam, Jumat (20/2). Dukungan tersebut ditujukan untuk memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi karhutla, terutama di wilayah-wilayah yang memiliki kawasan rawan kebakaran.
Agus Bendri menjelaskan, bantuan yang diterima meliputi 200 paket sembako, tiga set alat pelindung diri (APD) khusus karhutla, satu unit motor trail operasional, serta dua unit pompa jinjing berkekuatan 6 HP. Total nilai bantuan tersebut mencapai Rp337.510.000.
Menurut dia, dukungan ini akan memperkuat kapasitas personel sekaligus sarana operasional BPBD dalam penanganan awal kebakaran hutan dan lahan. Dengan kelengkapan logistik dan peralatan yang memadai, respons terhadap kondisi darurat diharapkan menjadi lebih cepat dan efektif.
“Bantuan ini sangat penting untuk mendukung kesiapsiagaan personel dan operasional di lapangan, terutama dalam menghadapi potensi karhutla yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kesiapan logistik dan peralatan merupakan faktor krusial dalam upaya mitigasi serta penanggulangan bencana. Dukungan dari pemerintah pusat diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penanganan di tingkat daerah.
“Melalui bantuan ini, kami berharap upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla di Batam dapat dilakukan lebih optimal, sekaligus meminimalkan dampak bencana terhadap lingkungan dan masyarakat,” kata Agus. (*)
Reporter : ARJUNA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO