Buka konten ini
SAGULUNG (BP) – Upaya pencarian terhadap Setia Budi, 24, pria yang dilaporkan terjun ke laut di kawasan Jembatan 3 Barelang, hingga hari ketiga masih belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan menyatakan korban masih dalam status dalam pencarian (DP).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Fazzli, melalui Danpos SAR Batam Dedius Sembiring, mengatakan pencarian yang dilakukan sejak Kamis (19/2) sore hingga Jumat (20/2) pagi masih nihil.
“Masih nihil. Untuk kendala di lapangan maupun cuaca sampai saat ini relatif aman,” ujar Dedius, Jumat (20/2).
Ia menjelaskan, pencarian difokuskan pada radius 1 hingga 2 mil laut dari titik awal korban dilaporkan terjun. Area tersebut dibagi menjadi tiga sektor guna memaksimalkan penyisiran.
Sektor pertama disisir menggunakan rubber boat Basarnas. Sektor kedua menjadi tanggung jawab unsur Bakamla. Sedangkan sektor ketiga berada di bawah penanganan Direktorat Polairud.
Pembagian dan perluasan sektor dilakukan berdasarkan evaluasi hasil pencarian hari pertama, termasuk analisis arah dan kecepatan arus di perairan Barelang.
“Pada hari ketiga ini metode pencarian difokuskan pada penyisiran mengikuti jalur arus yang diperkirakan membawa korban menjauh dari titik awal kejadian. Penyisiran dilakukan dengan memperhitungkan pergerakan arus laut serta kondisi pasang surut,” jelasnya.
Untuk memaksimalkan pencarian, sejumlah peralatan kembali dikerahkan. Tim menggunakan rubber boat untuk menyisir permukaan laut. Selain itu, alat aqua eye difungsikan untuk mendeteksi kemungkinan adanya objek di bawah permukaan air.
Pemantauan dari udara juga dilakukan menggunakan drone thermal guna memperluas jangkauan pencarian sekaligus memetakan area yang sulit dijangkau dari permukaan.
Tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi ini terdiri atas Pos SAR Batam, Bakamla, dan Polairud. Seluruh unsur berkoordinasi membagi sektor pencarian agar area yang disisir lebih terukur dan menyeluruh.
Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa dugaan bunuh diri terjadi di Jembatan 3 Barelang sekitar pukul 18.26 WIB, Rabu (18/2). Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang pada pukul 20.15 WIB dari Bakamla.
Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki, berusia 24 tahun, dan saat kejadian mengenakan jaket bomber warna cokelat.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian dengan memperluas penyisiran di sekitar perairan Barelang. (*)
Reporter : RENGGA YULIANDRA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO