Buka konten ini

BANGKOK (BP) – Epson Indonesia kembali menggelar Media Gathering pada tahun 2026, yang kali ini berlangsung di The Berkeley Hotel Bangkok, Thailand. Dalam acara tersebut, Epson Indonesia mengundang 50 awak media untuk berpartisipasi. Setibanya di Bangkok, para jurnalis diajak mengunjungi beberapa tempat wisata di Thailand, salah satunya adalah Wat Arun atau ”Kuil Fajar” yang terletak di tepi Sungai Chao Phraya. Kuil bersejarah ini dibangun pada masa Kerajaan Ayutthaya dan merupakan salah satu kuil tertua di Thailand.
Setelah berkunjung ke Wat Arun, tim media melanjutkan perjalanan ke Pratunam Night Market, yang terkenal dengan makanan ”ekstrem”, seperti daging buaya bakar, kalajengking, belalang, dan ulat sagu.
Pada hari berikutnya, Epson Indonesia mengadakan Focus Group Discussion (FGD) sebagai tujuan utama kegiatan ini. FGD tersebut bertujuan untuk memperoleh masukan dari awak media mengenai beberapa produk unggulan Epson Indonesia dalam menjalankan bisnis dan penjualan produk, seperti B2B, TKDN, dan printer.
Head of Brand Communication & PR Epson Indonesia, Nolly Dhanurendra, mengungkapkan, “Ada lini produk Epson yang terdampak oleh ketatnya aturan pemerintah mengenai isu TKDN dalam proses produksi,” kata Nolly.
Selain itu, Epson Indonesia berkolaborasi dengan media untuk mendapatkan masukan positif terkait strategi bisnis dan penjualan, terutama dalam hal penjualan printer.
Fokus utama diskusi adalah bagaimana generasi muda, khususnya pelajar, mahasiswa, dan pekerja baru, dapat memperoleh produk printer untuk mendukung kegiatan mereka, terutama dalam dunia pendidikan.
Hasil dari FGD menunjukkan bahwa produk printer masih sangat dibutuhkan di tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), serta perguruan tinggi dan universitas. Printer dibutuhkan untuk memenuhi tugas-tugas yang masih mengharuskan printout fisik, seperti penyusunan skripsi.
Sebagai respons, media memberikan masukan agar Epson Indonesia berfokus pada edukasi melalui program ”Epson Goes to School”, yang tidak hanya menyasar siswa dan mahasiswa, tetapi juga melibatkan orang tua dalam memahami pentingnya printer sebagai bagian dari tugas dan pekerjaan sekolah.
Orang tua, sebagai pengambil keputusan dalam pembelian produk, memegang peranan penting. Selain itu, Epson juga fokus menjalin kerja sama dengan pihak ketiga untuk menciptakan peluang bisnis baru, seperti sektor rental pencetakan atau print shop, agar produk printer Epson semakin dikenal dan penjualan produk pun dapat berkembang.
Epson Indonesia berkomitmen untuk terus mempererat hubungan dengan media melalui berbagai bentukkolaborasi, karena kedua pihak saling melengkapi dalam menjalankan bisnis masing-masing.
“Kami terbuka untuk setiap bentuk kerja sama yang memungkinkan, dan berharap kolaborasi yang baik ini dapat terus berjalan dengan lancar,” ujar Nolly Dhanurendra.
Dari kegiatan Media Gathering ini, Epson Indonesia banyak menerima masukan berharga dari para awak media, yang merasa menjadi sahabat dekat. Epson berharap kerjasama yang terjalin dapat terus dipelihara, sehingga keduanya dapat tumbuh dan sukses bersama. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI