Buka konten ini

BANGKOK (BP) – Ekonomi Thailand tumbuh 2,4 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada 2025, menurut data resmi yang dirilis pada Senin (16/2).
Pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Thailand melambat dari peningkatan 2,9 persen yang tercatat pada 2024, namun tetap mempertahankan ekspansinya untuk tahun kelima berturut-turut, demikian menurut Dewan Pembangunan Ekonomi dan Sosial Nasional (National Economic and Social Development Council/NESDC) Thailand.
Pertumbuhan ekonomi Thailand meningkat pada kuartal keempat (Q4) 2025 menjadi 2,5 persen, naik dari ekspansi 1,2 persen pada kuartal sebelumnya, berkat lonjakan konsumsi swasta, investasi publik, dan pengeluaran pemerintah, meskipun ekspor melambat.
Menurut Sekretaris Jenderal NESDC, Danucha Pichayanan, kinerja ekonomi yang lebih tinggi dari perkiraan untuk 2025 didorong oleh dukungan berkelanjutan dari ekspor barang dagangan, yang merupakan pendorong utama pertumbuhan ekonomi negara kerajaan itu, bersama dengan pemulihan investasi swasta dan percepatan investasi publik.
Danucha saat konferensi pers mengatakan ekonomi Thailand diperkirakan akan tumbuh pada kisaran 1,5 hingga 2,5 persen tahun ini, sedikit naik dari estimasi sebelumnya yang diperkirakan pada kisaran 1,2 hingga 2,2 persen.
Ke depannya, Danucha menyebut pertumbuhan ekonomi Thailand akan terus terdongkrak oleh ekspansi berkelanjutan dalam konsumsi dan investasi swasta, peningkatan anggaran untuk pengeluaran saat ini dan modal, pemulihan bertahap sektor pariwisata serta kondisi air tanah yang menguntungkan sehingga mendorong peningkatan produksi pertanian. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY