Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Single Chocolate milik Papion tidak hanya menawarkan lagu cinta biasa untuk para pendengar muda. Lagu ini justru mengangkat realitas bahwa hubungan tidak selalu berjalan manis sepanjang waktu.
Pesan tersebut menjadi fokus utama saat Papion memperkenalkan lagu ini di hadapan penggemar. Para member sepakat bahwa pengalaman cinta selalu membawa pelajaran penting.
Papion ingin menunjukkan bahwa rasa pahit dalam hubungan bukan berarti kegagalan semata. Pengalaman tersebut justru membantu seseorang tumbuh lebih dewasa.
Angel menjadi salah satu member yang paling jelas menyampaikan pesan lagu tersebut. Ia menegaskan bahwa pengalaman pahit tetap memiliki sisi positif bagi kehidupan.
”Tidak apa-apa kalau cinta tidak selalu manis. Cinta bisa pahit dan segalanya dalam hidup adalah pelajaran atau berkat,” ujar Angel di acara Valentine fan meeting, Pondok Indah, Sabtu (14/2).
Pesan tersebut langsung mendapat respons hangat dari para fans yang hadir dalam acara tersebut. Banyak penggemar merasa lirik lagu ini dekat dengan pengalaman pribadi mereka.
Papion memang menargetkan lagu ini bisa mewakili perasaan banyak anak muda masa kini. Tidak semua kisah cinta berjalan sempurna seperti yang dibayangkan.
Konsep manis dan pahit kemudian menjadi simbol utama dalam lagu Chocolate. Seperti cokelat, cinta memiliki berbagai rasa yang bercampur dalam satu pengalaman.
Farah menggambarkan filosofi tersebut dengan kalimat sederhana namun mudah dipahami penggemar. ”Manis dan pahit rasanya kayak coklat,” ujar Farah.
Papion ingin lagu ini terasa relevan bagi siapa pun yang pernah merasakan patah hati. Namun lagu ini juga tetap memberikan harapan bagi pendengar.
Naia kemudian memberikan sudut pandang berbeda mengenai makna cinta sesungguhnya. Ia menjelaskan cinta tidak cukup hanya berdasarkan perasaan sesaat.
”Ya, ya, ya. Saya pikir cinta sebenarnya lebih daripada hanya perasaan,” ujar Naia menjawab pertanyaan media. Ia menekankan pentingnya memahami pasangan sebelum benar-benar mencintai.
Naia menambahkan bahwa cinta harus tumbuh dari pemahaman mendalam terhadap seseorang. Hubungan tidak bisa hanya bertahan lewat rasa suka di permukaan saja.
Papion melihat banyak anak muda sering terjebak dalam hubungan yang terlalu cepat.
Mereka berharap lagu ini membantu pendengar melihat cinta secara lebih realistis.
Lagu Chocolate juga menyoroti bahwa fase pahit bukan akhir dari segalanya. Justru dari pengalaman tersebut seseorang bisa menemukan makna baru dalam hidup.
Para member Papion berharap lagu ini bisa menemani berbagai fase percintaan pendengar mereka. Mulai dari awal hubungan hingga masa perpisahan.
Angel kembali menegaskan harapan tersebut kepada penggemar yang hadir di acara peluncuran lagu. Ia ingin lagu ini tetap menjadi teman di setiap perjalanan cinta.
”Saya harap lagu ini bisa menemani kamu di semua masa percintaan dari permulaan, pertengahan, ataupun akhir,” kata Angel.
Papion melihat banyak lagu cinta hanya menonjolkan sisi bahagia saja. Chocolate mencoba menghadirkan gambaran cinta yang lebih jujur.
Pendekatan tersebut membuat lagu ini terasa lebih personal bagi pendengar muda. Banyak yang merasa kisahnya mirip pengalaman mereka sendiri.
Kolaborasi dengan Dept juga membantu memperkuat pesan emosional dalam lagu tersebut. Musisi Korea Selatan itu menulis lagu berdasarkan pengalaman pribadi yang kemudian dipadukan dengan konsep Papion. (***)
Reporter : JP Group
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI