Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan penyaluran bantuan sosial jaminan hidup (jadup) bagi korban bencana di sejumlah wilayah Sumatera dimulai pekan ini. Total anggaran yang disalurkan mencapai Rp25.824.150.000.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, penyaluran bansos tersebut ditargetkan mulai dilakukan pada Jumat (13/2), setelah seluruh data penerima manfaat dinyatakan lengkap dan terverifikasi.
“Insya Allah pada minggu ini juga kami akan menyalurkan bansos jadup di empat kabupaten,” ujar Saifullah Yusuf dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pemulihan Bencana Sumatera di Jakarta, Rabu (11/2).
Empat daerah yang akan menerima penyaluran lebih awal yakni Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah di Provinsi Aceh, serta Kota Padangsidimpuan dan Padang Panjang di Sumatera Utara.
Mensos menyebutkan, keempat wilayah tersebut diprioritaskan karena data penerima manfaat telah siap secara by name dan by address serta telah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Ini contoh data yang sudah siap by name dan by address, per individu untuk jadup. Sementara bantuan isian rumah dan pemberdayaan disalurkan per keluarga,” jelasnya.
Ia menuturkan, seluruh data penerima telah dirapikan dan melalui proses verifikasi ketat. Karena itu, penyaluran bantuan dapat segera dilakukan.
“Datanya sudah rapi dan disetujui oleh Pak Mendagri. Insya Allah hari Jumat kita salurkan,” tuturnya.
Adapun besaran bantuan jadup yang diberikan sebesar Rp450 ribu per orang untuk kebutuhan satu bulan.
Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu korban bencana memenuhi kebutuhan dasar, seperti pangan dan kebutuhan pokok lainnya selama masa pemulihan pascabencana.
Dalam penyalurannya, Kemensos menyiapkan tiga skema distribusi agar bantuan diterima tepat waktu dan tepat sasaran.
Pertama, melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Kedua, melalui PT Pos Indonesia. Ketiga, kombinasi kedua jalur tersebut sesuai kondisi di lapangan.
Namun, apabila kondisi wilayah tidak memungkinkan menggunakan dua jalur tersebut, Kemensos menyiapkan opsi distribusi langsung oleh petugas. (***)
LAPORAN : JP GROUP
Editor : RATNA IRTATIK