Buka konten ini

SEKUPANG (BP) – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Persero kembali menjalankan penugasan pemerintah melalui program stimulus ekonomi menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 dengan memberikan diskon tiket kapal laut sebesar 30 persen untuk kelas ekonomi.
Program diskon tersebut berlaku untuk pembelian tiket mulai Rabu (11/2) dengan periode keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026. Potongan harga diberikan dari tarif dasar kelas ekonomi dan tidak termasuk biaya asuransi serta pas pelabuhan. Kebijakan ini berlaku di seluruh trayek kapal penumpang Pelni di Indonesia.
Direktur Utama Pelni Tri Andayani mengatakan, program tersebut diharapkan membantu masyarakat memperoleh tiket dengan harga lebih terjangkau sekaligus mendorong perputaran ekonomi di daerah tujuan mudik.
“Semakin murah harga tiket, semakin banyak sisa uang yang bisa dibelanjakan di kampung halaman,” ujarnya.
Pada periode angkutan Lebaran 2026, Pelni memproyeksikan sekitar 445 ribu penumpang akan memanfaatkan program diskon tersebut. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat serta mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran.
Penjualan tiket diskon dibuka serentak melalui seluruh kanal resmi Pelni, termasuk aplikasi Pelni Mobile. Masyarakat juga dapat membeli tiket melalui website resmi Pelni, contact center 162, loket cabang, fitur Lifestyle BCA Mobile, OVO, Sukha by Livin Mandiri, BNI Agen46, BRImo, jaringan Indomaret dan OMI mitra Indogrosir, Alfamart, Alfamidi, ATA Tour, Fastpay, easybook.com, via.com, MMBC, Darmawisata Indonesia, Versa, hingga Topindo.
Untuk kemudahan pembayaran, Pelni bekerja sama dengan sejumlah mitra perbankan dan layanan keuangan, seperti Bank BTN, BRIVA, BNI Virtual Account, Permata Bank, Mandiri Virtual Account, serta berbagai jaringan ritel modern dan platform pembayaran digital lainnya.
“Kami mengimbau masyarakat segera memesan tiket agar tidak kehabisan kuota, mengingat antusiasme terhadap program serupa pada tahun sebelumnya sangat tinggi,” tambah Tri.
Saat ini Pelni mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas dengan singgah di 75 pelabuhan di seluruh Indonesia. Selain itu, Pelni juga mengoperasikan 30 trayek kapal perintis yang menyinggahi 229 pelabuhan dengan total 516 ruas dan 2.515 rute, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3TP).
Untuk layanan logistik, PELNI mengoperasikan delapan trayek tol laut serta satu trayek khusus kapal ternak sebagai bagian dari dukungan distribusi barang dan kebutuhan pokok di berbagai daerah. (***)
Reporter : RENGGA YULIANDRA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO