Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Gelombang putih menyemut di ruas jalanan Kota Tanjungpinang, Kamis (12/2). Ribuan murid Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kota Gurindam tumpah ruah mengikuti Pawai Ramadan 2026.
Dengan busana muslim serba putih dan poster kreatif di tangan, para pendekar cilik ini membawa pesan damai menyambut bulan seribu bulan.
Pantauan di lokasi, kemeriahan sudah terasa sejak fajar menyapa.
Meski langkah kaki mereka kecil, semangat yang dipancarkan begitu besar. Lantunan salawat dan ayat suci Alquran bersahutan dengan yel-yel khas madrasah, menciptakan suasana syahdu sekaligus meriah di sepanjang rute yang dimulai dan berakhir di MI Negeri Tanjungpinang.
Kepala MI Negeri Tanjungpinang, Suriyati, menyebut agenda tahunan ini lebih dari sekadar berjalan kaki. Pawai ini adalah panggung syiar Islam untuk menanamkan rasa cinta kepada Ramadan sejak usia dini.
”Kami ingin anak-anak merasa bahagia menyambut Ramadan. Ini adalah sarana edukasi bahwa puasa bukan hanya soal menahan lapar, tapi soal membangun karakter dan kepedulian sosial,” ungkap Suriyati di sela-sela pawai.
Aksi menggemaskan para murid ini pun mendapat atensi luar biasa dari masyarakat. Warga tampak berjajar di pinggir jalan untuk mengabadikan momen tersebut. Untuk menjaga kekhusyukan dan keamanan, aparat kepolisian disiagakan di sejumlah titik rawan kemacetan agar iring-iringan tetap tertib.
Melalui syiar ini, diharapkan anak-anak tidak hanya mengenal Ramadan sebagai kewajiban ibadah personal, tetapi juga sebagai momen barokah untuk memupuk akhlak mulia. ”Anak-anak harus tahu, Ramadan itu tentang kebersamaan,” pungkasnya. (***)
Reporter : YUSNADI
Editor : GUSTIA BENNY