Buka konten ini

BOSAN dengan aroma pengharum mobil yang itu-itu saja dan terkesan menyengat? Tak perlu lagi membeli pewangi mahal. Ada sejumlah cara sederhana yang bisa Anda coba sendiri di rumah agar kabin mobil tetap segar sepanjang hari.
Mengutip English Jagran, berikut lima trik praktis yang dapat membuat mobil selalu harum. Namun, cara-cara ini akan bekerja maksimal jika mobil dalam keadaan bersih setelah dicuci.
1. Soda Kue
Soda kue dikenal ampuh menyerap bau tak sedap. Taburkan pada karpet dan jok mobil, diamkan semalaman, lalu bersihkan dengan vacuum cleaner keesokan harinya. Untuk aroma yang lebih segar, campurkan beberapa tetes minyak esensial seperti lemon sebelum ditaburkan.
2. Kulit Jeruk Kering
Kulit jeruk yang telah dikeringkan bisa menjadi pewangi alami. Letakkan di dekat ventilasi atau di belakang jok. Kandungan minyak alaminya menghasilkan aroma segar yang mampu menetralkan bau. Ganti setiap pekan agar wanginya tetap optimal. Anda juga dapat menambahkan beberapa butir cengkeh untuk efek lebih kuat.
3. Semprotan Cuka Putih
Campur cuka putih dan air dengan perbandingan seimbang dalam botol semprot. Semprotkan tipis pada kain atau area tertentu, lalu biarkan mengering. Cuka efektif menghilangkan bau tanpa meninggalkan aroma tajam. Meski begitu, gunakan secukupnya karena sifat asamnya dapat merusak permukaan tertentu jika berlebihan. Cara ini cocok untuk mengatasi bau akibat kondisi lembap.
4. Ampas Kopi
Masukkan ampas kopi ke dalam kaus kaki bersih, kemudian ikat dan gantungkan di dalam mobil, misalnya di kaca spion. Kopi mampu menyerap bau dengan baik sekaligus menghadirkan wangi khas yang menenangkan. Tambahkan sedikit vanili bila ingin aroma yang lebih lembut.
5. Larutan Herbal
Celupkan bola kain ke dalam ekstrak peppermint atau lavender, lalu tempelkan di ventilasi AC. Saat pendingin dinyalakan, aroma herbal akan menyebar ke seluruh kabin. Alternatif lainnya, gunakan daun mint kering untuk kesegaran alami.
Dengan bahan-bahan sederhana tersebut, kabin mobil bisa tetap harum tanpa perlu bergantung pada pengharum kimia beraroma tajam. (*)
Reporter : JP Group
Editor : PUTUT ARIYO