Buka konten ini
MIMIKA (BP) – Kontak tembak antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Organisasi Papua Merdeka (OPM) terjadi di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (11/2). Akibat insiden ini, tiga orang menjadi korban, termasuk seorang prajurit TNI yang gugur.
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Letkol Infanteri Tri Purwanto, menyampaikan bahwa lokasi kontak tembak berada di Kilometer 50, Distrik Tembagapura.
Sasaran OPM adalah rombongan kendaraan PT Freeport Indonesia, tepat saat personel Koramil 1710-04/Tembagapura dan Kodim 1710/Mimika melaksanakan tugas di wilayah tersebut. Semua korban telah dievakuasi.
“Benar telah terjadi insiden kontak tembak di Kilometer 50 Area PT FI. Saat ini seluruh korban sudah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis secara optimal,” ungkap Tri Purwanto dalam keterangan resmi.
Berdasarkan laporan pendahuluan, Serka AC gugur dalam kontak tembak tersebut. Selain itu, Sertu H mengalami pendarahan pada hidung, dan seorang warga sipil berinisial HR, karyawan PT Freeport Indonesia, mengalami luka tembak dan kini mendapatkan perawatan.
“Kami terus berkoordinasi dengan aparat dan pihak terkait untuk menjamin stabilitas keamanan di wilayah tersebut,” tambahnya.
Sebelumnya, insiden penembakan pesawat penumpang Smart Air Aviation terjadi di Bandara Koroway Batu, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Pesawat bernomor registrasi PK-SNR itu mengangkut 13 penumpang. Meski seluruh penumpang selamat, pilot dan kopilot tewas dalam insiden tersebut. (*)
LAPORAN : JP GROUP
Editor : RATNA IRTATIK