Buka konten ini

JAKARTA (BP) – PB Djarum Kudus kembali membuktikan diri sebagai kekuatan utama pembinaan bulu tangkis nasional. Pada Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI 2026 yang berakhir di Majeh Arena, Wadas, Karawang, Sabtu (7/2), PB Djarum tampil dominan dengan meloloskan tujuh atlet, tiga tunggal dan dua ganda, ke puncak podium.
Dominasi PB Djarum terlihat jelas dari hasil final di sejumlah sektor taruna. Dari lima nomor yang dipertandingkan, atlet PB Djarum terlibat dalam tiga partai final, termasuk dua nomor yang mempertemukan sesama wakil klub asal Kudus tersebut.
Pada sektor tunggal taruna putri, Jolin Angelia tampil impresif dengan menundukkan Wening Arviani Sabrina (Pelatkot Tangsel). Jolin menang dua game langsung (21-13, 23-21) untuk memastikan satu tiket menuju Pelatnas PBSI Cipayung.
Di sektor ganda taruna putri, partai final sepenuhnya menjadi milik PB Djarum setelah Halifia Usni Pratiwi/Selsi Josika berhadapan dengan Atresia Naufa Candani/Aurelia Syakira Putri. Duel internal tersebut dimenangkan Halifia/Selsi melalui rubber game (23-21, 19-21, 21-14).
Hal serupa terjadi di ganda taruna campuran. Dua pasangan PB Djarum, Ikhsan Lintang Pramudya/Salsabila Zahra Aulia dan Theodorus Steve Kurniawan/Leonora Keyla Frandrica, saling berhadapan di final. Ikhsan/Salsabila unggul 21-18, 21-17.
Sementara itu, sektor ganda taruna putra dimenangkan pasangan Joseph Marcellino Kyta/Joven Farandi dari Gideon Badminton Academy. Mereka mengalahkan Ardiola Dionilo/Raffarel Radzinski Sadad (Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya) dengan skor 21-19, 21-19.
Untuk tunggal taruna putra , gelar juara diraih Denis Azzarya dari PB Jaya Raya Jakarta. Denis mengalahkan Izza Al-Faruq Aston Martin (Exist Badminton Club) dengan skor 21-11, 15-21, 21-8. Meski tidak menyapu seluruh sektor, keberhasilan meloloskan atlet di sektor tunggal putri, ganda putri, dan ganda campuran menegaskan kuatnya sistem pembinaan berjenjang yang dimiliki PB Djarum.
Di sisi lain, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menyatakan bahwa para juara seleknas sejatinya belum 100 persen dinyatakan lolos ke Pelatnas. ”Status kelulusan para juara baru 99 persen. Mereka masih harus menjalani tes fisik, kesehatan, dan psikologis,” ujarnya. Tes lanjutan dijadwalkan berlangsung pada 12 Februari. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO