Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menyampaikan, revitalisasi infrastruktur jalan di Pulau Penyengat rampung secara menyeluruh. Selanjutnya, pembangunan Tugu Bahasa menjadi fokus berikutnya.
“Seluruh ruas jalan utama di Pulau Penyengat kini telah rampung dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Gubernur Ansar saat menghadiri Kegiatan Tabligh Akbar dan Doa Bersama di Halaman Balai Kelurahan Pulau Penyengat, Sabtu (7/2) lalu.
Gubernur Ansar juga menjelaskan, selain perbaikan jalan, sejumlah pembangunan fasilitas pendukung di Pulau Penyengat juga telah selesai dilaksanakan. Ditegaskannya, ini adalah bentuk komitmen Pemprov Kepri di bawah kepemimpinannya untuk menjadikan Penyengat tampil lebih elegan.

“Untuk jalan-jalan yang ada di Pulau Penyengat sudah selesai 100 persen. Tinggal jalan lingkar yang menghubungkan Penyengat dari sisi laut yang akan kita lanjutkan,” tegasnya.
Mantan Bupati Bintan tersebut juga mengatakan, pembangunan Halaman Balai Adat Pulau Penyengat juga telah rampung dan kini dapat dimanfaatkan sebagai ruang publik dan pusat kegiatan masyarakat. Adapun tahun ini, akan segera memulai pembangunan Tugu Bahasa di Pulau Penyengat.
“Pembangunan ikon strategi ini, direncanakan berlangsung selama dua tahun dan akan dimulai pada tahun ini,” papar pria yang pernah duduk sebagai Legislator di Senayan tersebut.
Lebih lanjut, politisi Partai Golkar ini menjelaskan, pembangunan Tugu Bahasa memiliki makna historis yang sangat penting, karena Pulau Penyengat merupakan cikal bakal lahirnya Bahasa Indonesia yang digunakan hingga saat ini.
“Pembangunan Tugu Bahasa ini untuk menegaskan bahwa Pulau Penyengat adalah tempat lahirnya akar Bahasa Indonesia. Ini menjadi kebanggaan sekaligus penguatan identitas sejarah dan budaya kita,” tutup Gubernur Ansar. (*)
LAPORAN : JAILANI
Editor : RATNA IRTATIK