Buka konten ini

ANAMBAS (BP) – Puluhan pelajar SMA Negeri 1 Palmatak melaksanakan kunjungan pembelajaran luar kelas ke kawasan Bukit Tabir, Desa Tarempa Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Minggu (8/2).
Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari pembelajaran langsung di lapangan dengan tujuan melihat secara dekat tanaman langka Rafflesia hasselti yang tengah mekar.
Sejak pagi, para pelajar bersama guru pendamping menempuh perjalanan menuju lokasi yang berada cukup jauh dari permukiman warga dan memiliki medan alam yang menantang.
Meski perjalanan cukup melelahkan, para siswa tampak antusias. Mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengenal lebih dekat tumbuhan langka yang selama ini hanya dipelajari melalui buku dan materi di kelas.
Guru pendamping, Susi Susanti, mengatakan kegiatan pembelajaran di luar kelas sangat penting untuk menambah pemahaman siswa secara nyata.
Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya disampaikan melalui teori, tetapi perlu dilengkapi dengan praktik langsung agar siswa benar-benar memahami materi yang diajarkan.
“Pembelajaran itu tidak hanya sebatas materi di dalam kelas. Dengan turun langsung ke lapangan, siswa bisa melihat, merasakan, dan memahami secara nyata apa yang mereka pelajari,” ujar Susi Susanti.
Ia menjelaskan, melalui kunjungan ini para siswa dapat belajar tentang keanekaragaman hayati, pentingnya pelestarian lingkungan, serta memahami bahwa tumbuhan langka harus dijaga bersama.
Selain aspek pengetahuan, kegiatan ini juga melatih siswa agar lebih peduli terhadap alam dan bertanggung jawab dalam menjaga lingkungan sekitar.
Dalam kunjungan tersebut, para pelajar turut didampingi anggota Polisi Kehutanan guna memastikan kegiatan berjalan tertib dan tidak merusak lingkungan.
Anggota Polisi Kehutanan, Kelvin, mengapresiasi kegiatan pembelajaran yang dilakukan SMA Negeri 1 Palmatak tersebut.
Ia menilai kunjungan edukatif seperti ini sangat positif karena dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini kepada generasi muda tentang pentingnya menjaga tumbuhan langka dan kelestarian hutan. (***)
Reporter : IHSAN
Editor : PUTUT ARIYO