Buka konten ini

RIYADH (BP) – Al-Nassr FC, klub yang dibela Cristiano Ronaldo, dimiliki pihak yang sama dengan Al-Hilal SFC. Yaitu Public Investment Fund (PIF) atau entitas investasi komersial milik Kerajaan Arab Saudi. Keputusan PIF mendatangkan Karim Benzema ke Al-Hilal di akhir bursa transfer paro musim telah memicu polemik yang diletupkan Ronaldo.
Pemilik julukan CR7 itu menilai keputusan PIF bisa membuat persaingan Saudi Pro League timpang. Al-Hilal enam kali juara dalam sedekade terakhir. Sementara Al-Nassr hanya sekali dan sisanya Al-Ittihad Club, klub asal Benzema. Di klasemen sementara saat ini, Al-Hilal menempati puncak (47 poin, 19 laga) dan dibayangi Al-Nassr (46 poin, 19 laga).
Kekecewaan Ronaldo bertambah karena PIF tidak melakukan transfer signifikan untuk Al Alami –julukan Al Nassr– pada bursa transfer paro musim. Al-Nassr hanya mendatangkan gelandang muda Irak, Haider Abdul-Karim. Padahal, CR7 menginginkan transfer pemain-pemain kelas kakap.
Situasi itu kabarnya membuat Ronaldo menolak main saat Al-Nassr mengalahkan Riyadh FC 1-0 kemarin (3/2). Seperti dilaporkan surat kabar dari Portugal, A Bola, Ronaldo dalam keadaan prima untuk laga itu. ’’(Ronaldo tidak main) karena ketidakpuasan terhadap cara PIF mengelola klubnya,’’ sebut sumber surat kabar tersebut.
Ketika dikonfirmasi, Al-Nassr membantah kabar tersebut. ’’Tidak benar, kabar itu tidak benar,’’ ungkap CEO Al-Nassr Jose Semedo dilansir dari Arab News. Bagi Saudi Pro League, Ronaldo bukan sekadar marquee player ketika didatangkan tiga tahun lalu. Melainkan juga ikon untuk menaikkan pamor liga, bahkan sepak bola di negara Timur Tengah tersebut. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO