Buka konten ini
BATAM (BP) – Warga Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batuampar, Kota Batam, meminta agar suplai air bersih tetap stabil selama Bulan Ramadan hingga Idulfitri. Permintaan tersebut disampaikan menyusul krisis air bersih yang sempat terjadi dan berdampak pada ribuan warga di 14 RW.
Aspirasi warga itu mendapat perhatian serius dari pemerintah. Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, menegaskan pemenuhan kebutuhan air minum masyarakat harus menjadi prioritas utama, terlebih menjelang Ramadan saat konsumsi air dipastikan meningkat.
Penegasan tersebut disampaikan Amsakar dalam rapat bersama manajemen PT Air Batam Hilir (ABH) dan PT Air Batam Hulu (ABHu), menyusul masih adanya sejumlah wilayah di Batam yang mengalami gangguan distribusi air.
“Memasuki Bulan Ramadan, kebutuhan air masyarakat meningkat. Karena itu, suplai air harus dipastikan aman dan terlayani dengan baik di seluruh wilayah,” tegas Amsakar.
Ia meminta seluruh pihak terkait meningkatkan kesiapsiagaan serta mempercepat langkah mitigasi agar persoalan distribusi air tidak berlarut-larut dan kembali merugikan masyarakat.
Menindaklanjuti arahan tersebut, manajemen Air Batam Hilir (ABH) menyatakan siap melakukan langkah-langkah teknis untuk menjaga kestabilan suplai air. Hal itu disampaikan Ginda Alamsyah mewakili manajemen ABH.
Menurut Ginda, pihaknya terus berkoordinasi secara intensif dengan BP Batam melalui Badan Usaha SPAM Batam, baik untuk menangani gangguan yang terjadi saat ini maupun sebagai langkah antisipasi ke depan.
“Langkah teknis yang kami lakukan antara lain pembuatan air valve di titik-titik tertentu, optimalisasi jalur pipa Duriangkang 1 dan 2 untuk melepaskan udara yang terperangkap dalam sistem, serta penguatan interkoneksi pipa di wilayah yang suplai airnya belum merata,” ujar Ginda dalam keterangan tertulis, Senin (2/2).
Selain itu, ABH juga mengevaluasi kebutuhan penambahan booster pump, terutama di wilayah ujung jaringan dan daerah dengan elevasi tinggi yang selama ini kerap mengalami tekanan air rendah.
Sebagai langkah antisipasi, pelayanan air bersih dalam kondisi darurat tetap disiapkan melalui suplai mobil tangki. Skema ini menjadi solusi sementara sembari menunggu penyelesaian teknis dan penguatan infrastruktur secara permanen.
“Dengan langkah-langkah tersebut, kami berharap suplai air minum di Batam, khususnya menjelang Ramadan hingga Lebaran, dapat terjaga dengan baik sesuai arahan Kepala BP Batam,” kata Ginda.
Sementara itu, kebutuhan air bersih warga Tanjung Sengkuang hingga Senin (2/2) masih terpenuhi melalui suplai mobil tangki. Pendistribusian ini telah berlangsung selama 10 hari sejak Jumat, 23 Januari 2026, setelah gangguan pasokan berdampak pada ribuan warga.
Untuk memastikan pendistribusian berjalan tertib, Polsek Batuampar melakukan pengamanan penyaluran air bersih bersama pihak kelurahan, RT, dan RW setempat.
Pengamanan dipimpin langsung Kapolsek Batuampar, Kompol Amru Abdullah, bersama Lurah Tanjung Sengkuang, M. Al Kindi.
Warga RT 01/RW 13, Agus, mengaku sangat terbantu dengan suplai air menggunakan mobil tangki. “Semua warga sudah mendapat air. Kami siapkan tandon di rumah supaya air bisa ditampung,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan Alvin. Ia menyebut gangguan air bersih di wilayahnya telah berlangsung hampir satu tahun dan memburuk dalam beberapa bulan terakhir. “Air hanya mengalir malam hari dengan tekanan kecil. Harapan kami air bisa kembali normal,” katanya.
Warga lainnya, Siti, mengatakan suplai air tangki cukup meringankan beban keluarga.
“Kalau datang sekali, air bisa cukup sampai dua hari. Namun jangan sampai jaraknya terlalu lama,” ujarnya.
Kapolsek Batuampar, Kompol Amru Abdullah, menegaskan pengamanan distribusi air bersih menjadi prioritas demi menjamin pelayanan kepada warga. “Selama kegiatan, situasi aman, tertib, dan kondusif,” katanya.
Meski kebutuhan air masih terpenuhi melalui bantuan mobil tangki, warga berharap permasalahan pasokan air bersih segera teratasi secara permanen agar distribusi kembali normal setiap hari. (*)
Reporter : M. SYA’BAN – EUSEBIUS SARA
Editor : MOHAMMAD TAHANG