Buka konten ini

SEKUPANG (BP) – Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria berada di atas atap rumah di kawasan Tiban, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, viral di media sosial dan sempat memicu spekulasi dugaan pencurian. Namun, polisi memastikan peristiwa tersebut terjadi akibat kesalahpahaman.
Dalam rekaman yang beredar, pria itu tampak berada di atas atap rumah, sementara sejumlah warga terdengar meneriakinya. Situasi yang terjadi pada malam hari membuat warga menduga pria tersebut hendak melakukan aksi pencurian.
Kanit Reskrim Polsek Sekupang, Ipda Riyanto, menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Senin (2/2) dini hari sekitar pukul 01.45 WIB. Saat itu, pria yang berada di atas atap rumah diketahui merupakan penghuni rumah tersebut.
“Yang bersangkutan pulang ke rumah, namun mendapati pintu dalam keadaan terkunci dari dalam. Karena tidak dapat masuk melalui pintu, ia berusaha masuk melalui atap rumah,” ujar Ipda Riyanto, Senin (2/2).
Aktivitas pria tersebut kemudian terlihat oleh warga sekitar. Karena kondisi lingkungan relatif sepi dan kejadian berlangsung tengah malam, warga yang melihat pergerakan di atas atap rumah mengira telah terjadi upaya pencurian. Spontan, warga meneriakinya dengan sebutan maling.
Pria tersebut lalu diamankan warga untuk memastikan situasi. Meski demikian, Ipda Riyanto memastikan warga tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.
“Setelah dilakukan klarifikasi dan dijelaskan bahwa yang bersangkutan adalah penghuni rumah, warga dapat memahami dan situasi langsung kondusif,” ujarnya.
Pihak kepolisian mengapresiasi sikap warga yang tetap menahan diri dan tidak bertindak anarkis selama proses pengamanan berlangsung. Ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap lingkungan sekitar, namun tidak mudah berprasangka sebelum mengetahui fakta sebenarnya.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk tetap mengedepankan komunikasi dan koordinasi, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan kejadian mencurigakan agar dapat ditangani dengan tepat,” tuturnya. (*)
Reporter : RENGGA YULIANDRA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO