Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) membuktikan tajinya sebagai mesin pertumbuhan ekonomi nasional. Hingga tutup tahun 2025, realisasi investasi kumulatif di 25 KEK se-Indonesia sukses menyentuh angka fantastis Rp 335 triliun.
Angka ini bukan sekadar deretan nol, melainkan mesin penghidupan bagi 248.459 tenaga kerja yang terserap di dalamnya.
Sepanjang 2025 saja, KEK berhasil menarik modal masuk sebesar Rp 82,5 triliun.
Capaian ini setara dengan 98 persen dari target yang dipasang pemerintah. “Ini menunjukkan kinerja KEK yang solid dan konsisten,” tegas Plt Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang, Minggu (1/2).
Sektor hilirisasi menjadi primadona yang mendongkrak performa ekspor hingga Rp 43,95 triliun. Produk bernilai tambah tinggi seperti smelter grade alumina dari KEK Galang Batang hingga olahan tembaga dari KEK Gresik menjadi motor utama.
Untuk memastikan angka-angka ini akurat, pemerintah kini mengandalkan integrasi Sistem Aplikasi KEK melalui Indonesia National Single Window (SINSW). (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI