Buka konten ini
SAGULUNG (BP) – Aksi balap liar di wilayah Sagulung kembali menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Meski rutin ditindak setiap akhir pekan, para pelaku masih nekat beraksi, bahkan menyiarkan kegiatannya secara langsung melalui media sosial TikTok.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sagulung, Inspektur Polisi Satu (Iptu) Husnul Afkar, mengatakan, akan menyiagakan personel serta meningkatkan patroli di sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi balap liar, seperti kawasan Sei Lekop dan Sei Pelenggut.
“Akan kami siagakan personel dan tingkatkan patroli di titik-titik yang sering dijadikan lokasi balap liar,” ujarnya.
Menurut Husnul, langkah tersebut bertujuan mencegah aksi balap liar kembali terjadi sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan.
Selain penindakan, kepolisian juga mengedepankan upaya pencegahan melalui edukasi, khususnya kepada kalangan pelajar. Pasalnya, mayoritas pelaku balap liar masih berusia remaja.
“Kami juga turun ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi karena mayoritas pelaku masih remaja,” katanya.
Ia mengimbau para orangtua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama pada malam hari dan akhir pekan.
“Peran orangtua sangat penting. Jangan sampai anak-anak kita terlibat dalam aksi balap liar yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.
Sebelumnya, tim gabungan Polsek Sagulung bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Barelang menindak aksi balap liar di Jalan Seilekop, Minggu (26/1) sore. Dari lokasi tersebut, polisi mengamankan 71 orang yang diduga terlibat.
Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO) Satlantas Polresta Barelang, Iptu Yudhi Patra, menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan, termasuk terhadap penggunaan knalpot bising yang meresahkan masyarakat. (*)
Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : GALIH ADI SAPUTRO