Buka konten ini

BATAM (BP) – SDIT Al Azhar 2 menggelar pentas seni bertema Melayu Ceria, Kreasi Anak Nusantara, Kamis (29/1/2026). Kegiatan tahunan ini diikuti siswa kelas 1 hingga kelas 6 serta dihadiri para wali murid dan perwakilan Dinas Pendidikan Kota Batam.
Beragam penampilan ditampilkan siswa, mulai dari tarian daerah, parade busana daur ulang, hingga atraksi kegiatan ekstrakurikuler seperti hadrah, Tapak Suci, kelas bahasa, dan pramuka.
Kegiatan ini menjadi ruang bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus mengenal adat dan budaya dari berbagai daerah di Indonesia.
Ketua Komite SDIT Al Azhar 2, Nursani Suryani, mengapresiasi para ustaz dan ustazah yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia berharap pentas seni ini tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang bermakna bagi anak-anak.
“Kami berharap pentas seni ini tidak menjadi hiburan semata, tetapi menjadi sarana yang efektif dan bernilai edukasi untuk anak-anak,” ujar Nursani.
Ia menambahkan, orang tua sering kali berfokus pada hasil, padahal proses yang dilalui anak-anak juga penting.
“Untuk pentas seni ini, anak-anak belajar tampil selama berhari-hari di sela kegiatan belajar. Kita harus mengapresiasi itu,” katanya.
Sementara itu, Kepala SDIT Al Azhar 2, Kasni, mengatakan, pentas seni merupakan agenda rutin sekolah yang melibatkan kolaborasi wali kelas dan paguyuban kelas. Seluruh siswa dilibatkan untuk menampilkan kreasi seni sesuai minat dan bakat masing-masing.
“Ananda dari kelas 1 sampai kelas 6 mengisi acara. Kami bangga anak-anak berani tampil dan menunjukkan kreativitasnya,” kata Kasni.
Selain pentas seni, sekolah juga menggelar market day. Selain sebagai kegiatan tahunan, market day ini, kata Kasni, rutin dilaksanakan setiap bulan di sekolah.
“Setiap bulan diadakan saat jam istirahat, bergiliran di setiap kelas. Kegiatan ini melatih kemandirian, keberanian, serta jiwa kewirausahaan siswa sejak dini,” kata dia.
Namun, pada momen pentas seni ini, pihak sekolah melibatkan wali murid untuk berpartisipasi dalam market day. Hal ini dilakukan karena seluruh siswa mendapat giliran tampil sehingga kesulitan untuk terlibat secara bersamaan dalam kegiatan tersebut.
Kasni menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan mempererat silaturahmi. (*)
Reporter : RENGGA YULIANDRA
Editor : PUTUT ARIYO