Buka konten ini

KEHIDUPAN baru mulai terasa di kawasan Pasir Putih, Bengkong, Kota Batam. Apartemen The Monde City ini telah memasuki tahap handover atau serah terima kunci, menandai realisasi salah satu proyek hunian vertikal terbesar di pusat kota Batam.
Berlokasi tepat di samping Sekolah Internasional Mondial, apartemen yang berdiri di atas lahan seluas 4,3 hektare ini dikembangkan oleh PT Puri Karya, anak perusahaan PT Puri Global Sukses Tbk, pengembang yang telah berkiprah sejak 2016 dan mengelola belasan proyek properti di Batam.
The Monde City sendiri launcing pada 2021 dan mulai terima kunci pada 2025. Hingga kini, progres pembangunan telah mencapai empat tower, yakni Tower M2, M3, M5, dan M6.
Setiap tower memiliki hingga 18 lantai, dengan unit hunian efektif berada sampai lantai 15. Setiap tower memliliki 312 unit.
“Untuk satu tower tersedia sekitar 312 unit, dengan dua tipe utama, yaitu studio dan dua kamar,” ujar Efta Candra, PIC The Monde City, saat ditemui Batam Pos, Kamis (29/1).
Dari sisi fasilitas, The Monde City mengusung konsep hunian terpadu. Penghuni disiapkan berbagai penunjang gaya hidup mulai dari kolam renang, padel court, jogging track, taman bermain anak, lapangan basket, area parkir luas, hingga food court indoor dan outdoor yang berlokasi di Tower M6.
Selain itu, tersedia gym indoor, area komersial, laundry, minimarket, serta club house yang telah diluncurkan dan segera rampung tahap penyelesaian akhir.
Untuk unit hunian, tipe studio memiliki luas sekitar 22,4 meter persegi, sementara tipe dua kamar seluas 38,4 meter persegi. Seluruh unit telah dilengkapi lantai keramik, dinding finishing, kamar mandi dengan shower, toilet, wastafel, kitchen table top, serta balkon.
“Perbedaan hanya pada jumlah ruang. Tipe studio lebih terbuka seperti kamar hotel, sementara tipe dua kamar sudah ada ruang tamu terpisah,” jelas Efta.
Dari sisi harga, apartemen ini menyasar segmen menengah dengan banderol mulai dari Rp420 juta untuk tipe studio dan Rp688 juta untuk tipe dua kamar. Skema pembayaran pun fleksibel, mulai dari tunai keras, cicilan bertahap hingga tiga tahun, hingga KPR bank.
“Cukup booking fee sekitar Rp5 juta, sisanya bisa dicicil. Untuk tipe dua kamar, cicilan mulai sekitar Rp19 juta per bulan. Studio sekitar Rp11,5 juta,” katanya.
Keunggulan lain The Monde City adalah sistem privasi dan keamanan. Akses lift menggunakan kartu khusus, sehingga penghuni hanya bisa menuju lantai unit masing-masing. Pengunjung wajib dijemput penghuni dari lantai dasar.
“Yang tidak punya kartu tidak bisa naik ke lantai hunian,” ujarnya.
Dari segi lokasi, apartemen ini berada di ring satu pusat kota Batam. Akses ke pusat perbelanjaan hanya sekitar 3 menit, Terminal Ferry Batam Center 5 menit, Masjid Raya 5 menit, Rumah Sakit Awal Bros 8 menit, dan Bandara Hang Nadim sekitar 18–20 menit.
Pemandangan dari unit pun beragam, mulai dari kolam renang, laut, city light Nagoya–Bengkong, hingga arah Nongsa dan Pelabuhan Ferry Batam Center.
Menariknya, Efta menyebut mayoritas pembeli apartemen ini berasal dari kalangan Gen Z.
“Sudah terjual sekitar 1.000 unit, pembelinya banyak dari Gen Z. Mereka cari hunian praktis, fasilitas lengkap, dan gaya hidup yang simpel,” katanya.
Di Batam sendiri, pengembang ini tercatat memiliki 14 proyek properti, mulai dari rumah tapak, ruko, apartemen, SOHO, hingga vila.
Dengan dimulainya serah terima kunci, The Mondecity kini bukan lagi sekadar proyek, tetapi telah menjadi bagian baru dari wajah hunian modern di Kota Industri ini.
Untuk informasi lebih lanjut terkait Apartemen The Monde City ini, konsumen atau masyarakat bisa menghubungi: +62 813-7970-9295 (Whatsapp – Efta Candra). (***)
Reporter : M. SYA’BAN
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI