Buka konten ini

SURABAYA (BP) – Panggung World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss, dimanfaatkan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk untuk menunjukkan arah transformasi digital Indonesia. Di forum global tersebut, BUMN itu menyebut telah menyiapkan fasilitas Hyperscale Data Center (HDC) di Cikarang serta HDC NeutraDC Nxera Batam yang siap beroperasi tahun ini.
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan, Telkom ingin memosisikan diri sebagai perusahaan digital telko terdepan di Indonesia. Hingga kini, TelkomGroup telah menggelar lebih dari 180 ribu kilometer jaringan backbone dan kabel bawah laut, serta terlibat dalam 27 sistem kabel laut internasional.
“Dengan kepemilikan infrastruktur fiber yang ekstensif, TelkomGroup menjadi tulang punggung konektivitas di negara kepulauan terbesar di dunia sekaligus mendorong pemerataan ekosistem digital di seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya Rabu (27/1).
Dian menegaskan, perluasan jaringan Telkom tidak hanya terfokus pada pusat-pusat ekonomi, tetapi juga menyasar wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Saat ini, melakui Telkomsel telah melayani sekitar 157,6 juta pelanggan mobile broadband, sedangkan IndiHome menjangkau 10,3 juta pelanggan fixed broadband. Secara keseluruhan, jaringan TelkomGroup mencakup sekitar 97 persen populasi Indonesia.
Dari sisi infrastruktur digital, TelkomGroup juga menyiapkan fasilitas Hyperscale Data Center (HDC) di Cikarang serta HDC NeutraDC Nxera Batam yang siap beroperasi tahun ini. Dua fasilitas tersebut ditujukan untuk melayani kebutuhan hyperscaler dan enterprise global yang membutuhkan kapasitas besar, latensi rendah, dan keandalan tinggi. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI