Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Viral di media sosial sebuah video memperlihatkan artis Marsha Chikita Fawzi yang juga dikenal dengan nama Chiki Fawzi, mengungkapkan kesedihan karena namanya dicoret dari daftar petugas haji.
JawaPos.com menghubungi Hasan selaku Biro Humas Kemenhaj untuk menanyakan alasan di balik pencopotan Chiki Fawzi sebagai petugas haji untuk pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
Sayangnya, beberapa kali dihubungi melalui sambungan telepon, tidak pernah diangkat. Demikian juga pesan singkat tidak direspons oleh yang bersangkutan sampai dengan saat ini.
Chiki Fawzi tidak tahu alasan di balik pencopotan dirinya sebagai petugas haji. Dia hanya dikabari bahwa tugasnya tidak dapat dilanjutkan. Dan dia tidak bertanya lebih lanjut terkait alasan di balik pencopotannya tersebut.
“Aku dicopot dari petugas haji. Pemberitahuannya ada arahan dari atasan. Aku nggak tanya lebih lanjut,” kata Chiki Fawzi.
Artis yang cukup vokal menyuarakan tema tentang kemanusiaan dan aktif terlibat dalam perjuangan keadilan untuk Palestina mengaku sedih harus dicopot sebagai petugas haji. Pasalnya, ini sangat diinginkannya sejak lama dapat melayani tamu-tamu Allah.
“Ini aku masih mencerna. Jujur sedih banget karena salah satu impian terbesarku jadi petugas haji melayani tamu tamu Allah. Aku ingin banget dari 3 tahun lalu,” ujar Chiki Fawzi.
Dia ingin sekali melayani tamu-tamu Allah dalam pelaksanaan ibadah haji sekaligus melaksanakan ibadah haji. Namun hal itu tidak dapat terwujud mengingat Chiki Fawzi telah dicoret dari daftar pengurus haji.
Chiki Fawzi sempat mengikuti bimbingan teknis (bimtek) PPIH Arab Saudi 2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, bersama para petugas haji lainnya yang terpilih.
“Aku benar-benar berdoa buat teman-teman semua, semoga diberikan kemudahan dan kelancaran sama Allah untuk melayani tamu-tamu Allah,”ungkap Chiki Fawzi.
Video curhatan Chiki Fawzi tersebut mendapat atensi dari para pengguna media sosial dan viral. Sampai saat ini, videonya telah ditonton sebanyak 1,3 juta kali. (*)
Reporter : JP Group
Editor : GUSTIA BENNY