Buka konten ini

GUBERNUR Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad secara resmi menyurati maskapai Garuda Indonesia agar tetap melayani penerbangan dari dan menuju Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang.
Permohonan tersebut disampaikan melalui surat bernomor B/500.11/12/DISHUB-SET/2026 tertanggal 6 Januari 2026 yang ditujukan kepada Direktur Utama PT Garuda Indonesia Airlines (Persero) Tbk di Jakarta.
Dalam surat itu, Ansar menegaskan bahwa Kota Tanjungpinang sebagai ibu kota Provinsi Kepri merupakan pusat pemerintahan dan administrasi, tempat beroperasinya berbagai instansi pemerintah pusat maupun daerah.
Mobilitas aparatur sipil negara, koordinasi lintas sektor, serta pelayanan publik strategis, kata Ansar, sangat bergantung pada ketersediaan akses transportasi udara yang andal dan berkelanjutan.
Selain itu, Pulau Bintan dinilai telah berkembang sebagai destinasi wisata internasional yang strategis dan menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah.
Keberadaan penerbangan Garuda Indonesia di Tanjungpinang disebut berperan penting dalam meningkatkan aksesibilitas, kenyamanan, serta citra pariwisata Kepulauan Riau di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam surat tersebut juga disampaikan bahwa Pulau Penyengat merupakan pusat sejarah dan warisan budaya Melayu yang memiliki nilai penting secara nasional. Dukungan transportasi udara yang memadai diyakini akan memperkuat pengembangan kawasan heritage tersebut sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya yang berkelanjutan.
Atas berbagai pertimbangan itu, Ansar berharap PT Garuda Indonesia Airlines (Persero) Tbk dapat terus melayani dan mempertahankan operasional penerbangan di Bandara RHF sebagai bentuk dukungan terhadap konektivitas wilayah, pelayanan pemerintahan, serta pengembangan pariwisata dan ekonomi daerah.
Ansar juga menyampaikan pihaknya belum dapat memastikan apakah Garuda Indonesia akan menghentikan operasional penerbangan di Bandara RHF atau tidak. Namun, ia menyebutkan Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura telah bertemu dengan pihak maskapai.
Untuk mendorong Garuda Indonesia tetap bertahan, Pemerintah Provinsi Kepri berencana menyesuaikan Standar Satuan Harga (SSH) perjalanan dinas.
“Maka akan kita naikkan SSH-nya agar pegawai membeli tiket Garuda,” kata Ansar saat dikonfirmasi, Rabu (23/1).
Selain itu, ia juga mengimbau pegawai Pemprov Kepri maupun pegawai pemerintah kabupaten/kota di Pulau Bintan agar bepergian ke luar daerah menggunakan maskapai Garuda Indonesia.
“Jangan lewat Batam atau tempat lain. Kita sudah berusaha, nanti kita juga akan membuat banyak event untuk menarik orang datang ke Tanjungpinang,” pungkasnya. (***)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GUSTIA BENNY