Buka konten ini

BINTAN (BP) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bintan terus mendorong pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) untuk mengantongi sertifikat halal sebagai upaya memberikan kepastian kehalalan produk sekaligus meningkatkan daya saing usaha.
Upaya tersebut ditandai dengan penyerahan sertifikat halal kepada 19 pelaku UKM yang berlangsung di Kampung Bukit Batu, Desa Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan, Selasa (27/1).
Kepala Kantor Kemenag Bintan, Abu Sufyan, mengatakan penyerahan sertifikat halal ini bertujuan mendorong produktivitas UKM serta meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan.
“Kami optimistis program Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) tahun 2026 dapat meningkatkan jumlah pelaku UKM di Bintan yang memiliki sertifikat halal,” kata Abu Sufyan.
Ia juga mengapresiasi kinerja Kepala KUA Teluk Bintan bersama Pengawas Jaminan Produk Halal yang aktif mempromosikan dan mendorong pelaku UKM agar mengikuti program sertifikasi halal.
“Pada 2026, pemerintah menyediakan sekitar 9.500 kuota program Sehati untuk wilayah Kepulauan Riau. Kami meminta KUA kecamatan agar proaktif memanfaatkan peluang ini,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala KUA Teluk Bintan, H. Fadhil Muslimin, mengungkapkan pihaknya terus berkolaborasi dengan Pengawas Jaminan Produk Halal, Penyuluh Agama Islam, serta Kelompok Usaha Bersama (KUBE) untuk mendorong pelaku usaha mengurus sertifikat halal.
“Kami tidak hanya fokus di Bintan Buyu, tetapi juga merambah desa-desa lain untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sertifikat halal,” ujarnya.
Pengawas Jaminan Produk Halal, Intan Wulandari, menjelaskan 19 pelaku usaha yang menerima sertifikat halal telah mendaftarkan produknya secara daring dan tanpa dipungut biaya.
“Kami berharap KUBE dan pelaku usaha di pelosok desa turut mempromosikan program sertifikasi halal agar kesadaran masyarakat terhadap urgensi sertifikat halal semakin meningkat,” katanya.
Salah seorang pelaku usaha penerima sertifikat halal, Anita Sari, berharap sertifikasi halal dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan berdampak pada peningkatan penjualan.
“Semoga produktivitas semakin meningkat dan pendapatan juga bertambah,” ujarnya. (*)
Reporter : Slamet Nofasusanto
Editor : Gustia Benny