Buka konten ini
NONGSA (BP) – Nama Kepala Subdirektorat (Kasubdit) III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Riau, AKBP Gokma Uliate Sitompul, dicatut oleh pihak tidak bertanggung jawab. Pelaku mengirim pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp kepada sejumlah pihak dengan mengaku sebagai perwira menengah Polda Kepri tersebut.
Salah satu pesan diketahui dikirim ke nomor Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Tanjungpinang, Rustam. Dalam pesan itu, pengirim memperkenalkan diri sebagai Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Kepri.
AKBP Gokma mengaku terkejut setelah mendapat informasi mengenai pesan tersebut. Ia mengetahui adanya pencatutan nama itu setelah Rustam mengonfirmasi langsung kepada anggota Subdit Tipikor Polda Kepri.
“Yang ke nomor Pak Rustam ini, saya sendiri belum tahu apa maksudnya. Yang bersangkutan langsung menanyakan ke anggota saya, dan sudah dibantah bahwa itu bukan nomor saya,” ujar Gokma, Jumat (23/1).
Ia juga mengaku baru mengetahui bahwa Rustam merupakan Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang yang tengah menjalani proses pemeriksaan oleh penyidik Tipikor Polda Kepri.
“Terus terang saya tidak tahu nama pejabatnya. Saya baru tahu ini,” katanya.
Gokma menduga peristiwa tersebut sengaja dimanfaatkan oleh pihak tertentu, terutama di tengah berlangsungnya pemeriksaan perkara yang melibatkan Kadinkes Tanjungpinang di Polda Kepri.
“Ini memang risikonya. Ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi. Tidak mungkin saya tiba-tiba menghubungi orang dan memperkenalkan diri lewat nomor yang tidak dikenal,” tegasnya.
Tak hanya kepada Kadinkes Tanjungpinang, pelaku juga mengirim pesan serupa kepada salah seorang rekan Gokma. Dalam kasus ini, pelaku bahkan menggunakan foto lama Gokma saat masih menjabat sebagai Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Kepri, meski dengan nomor yang berbeda.
“Ke teman saya yang ini, pelaku malah minta tiket. Untungnya yang bersangkutan langsung tidak percaya,” ungkapnya.
Atas kejadian tersebut, AKBP Gokma mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap pesan dari nomor tidak dikenal yang mengatasnamakan pejabat atau aparat penegak hukum, serta tidak mudah menanggapi permintaan apa pun sebelum memastikan kebenarannya. (*)
Reporter : YASHINTA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO