Buka konten ini

SILVERSTONE (BP) – Mercedes resmi memperkenalkan mobil W17 untuk Formula 1 musim 2026 pada Kamis (22/1). Secara visual, tidak ada perubahan mencolok pada livery. Warna perak dan hitam dengan aksen hijau Petronas tetap dominan, ditambah sentuhan baru berupa garis hitam di bagian atas sidepod.
Melalui W17, Mercedes berharap bisa mengakhiri puasa gelar selama empat musim terakhir. Optimisme tim asal Brackley, Inggris itu semakin menguat karena penerapan regulasi baru 2026. Mercedes disebut-sebut jadi salah satu favorit untuk memimpin era baru F1.
“Regulasi baru menuntut inovasi dan fokus absolut di setiap area performa. Pengembangan jangka panjang power unit dan bahan bakar berkelanjutan canggih bersama Petronas mencerminkan pendekatan itu,’’ kata kepala tim Mercedes, Toto Wolff dikutip Sky Sports.
Tak lama setelah diperkenalkan, W17 langsung menjalani debut dalam kondisi basah di Sirkuit Silverstone. Russell dan Antonelli menyelesaikan 67 lap atau hampir 200 km. Selanjutnya, mereka dijadwalkan menjalani tes privat di Barcelona pekan depan.
“Kami berhasil menyelesaikan jarak tempuh yang telah ditentukan. Itu adalah bukti kerja keras semua orang di Brackley dan Brixworth,” kata direktur teknik lintasan Mercedes, Andrew Shovlin.
Sementara itu, di luar lintasan, Mercedes tengah menjadi sorotan karena dugaan pemanfaatan celah regulasi mesin. Ferrari, Audi, dan Honda menuding Mercedes –serta Red Bull Ford– berhasil mengakali batas rasio kompresi mesin yang sudah ditetapkan. Hal itu disebut-sebut bisa membuat mobil lebih cepat 0,3 detik per lap.
Namun, seperti dilaporkan GP Blog dan The Race, FIA untuk sementara tidak akan melakukan intervensi terhadap dugaan “trik” mesin Mercedes tersebut. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO