Buka konten ini
BATAM (BP) – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Batam kembali membuka program bimbingan teknis (bimtek) dan sertifikasi tenaga kerja berbasis kompetensi pada 2026, dengan kuota 1.220 peserta dan seluruhnya diberikan secara gratis. Program ini ditujukan bagi tenaga kerja lokal yang telah bekerja, memiliki pengalaman kerja, maupun yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).
Kepala Disnaker Kota Batam, Yudi Suprapto, mengatakan pihaknya menyiapkan 52 jenis bimtek dan sertifikasi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri dan dunia usaha di Batam.
“Program bimtek dan sertifikasi ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kompetensi, produktivitas, dan daya saing tenaga kerja Batam. Seluruh pelatihan dan sertifikasi ini gratis,” ujar Yudi, Kamis (22/1).
Ia menjelaskan, sasaran utama program tersebut adalah tenaga kerja yang sudah bekerja dan memiliki pengalaman sesuai dengan bidang pelatihan yang dipilih. Selain itu, Disnaker juga memberikan prioritas kepada tenaga kerja yang terdampak PHK.
“Namun, seluruh peserta tetap harus memenuhi persyaratan administrasi yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Persyaratan utama bagi peserta adalah memiliki KTP Kota Batam. Peserta juga wajib melampirkan surat keterangan masih bekerja atau surat pengalaman kerja yang relevan dengan jenis bimtek atau sertifikasi yang dipilih.
Untuk proses pendaftaran, Disnaker Batam membuka pendaftaran secara daring mulai 26 Januari hingga 4 Februari 2026, setiap hari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, melalui tautan resmi https://bit.ly/BIMTEK_DAN_SERTIFIKASI_TA-2026
“Peserta hanya diperbolehkan memilih satu jenis bimtek atau sertifikasi. Kami memprioritaskan tenaga kerja yang benar-benar membutuhkan peningkatan kompetensi, termasuk yang terdampak PHK, tentunya dengan melampirkan surat keterangan resmi,” kata Yudi.
Pelaksanaan bimtek dan sertifikasi dijadwalkan berlangsung mulai Maret hingga Agustus 2026. Peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi akan dihubungi melalui aplikasi WhatsApp. Karena itu, calon peserta diminta memastikan nomor telepon yang didaftarkan aktif.
Adapun jenis pelatihan dan sertifikasi yang dibuka cukup beragam. Beberapa di antaranya Ahli K3 Umum, Ahli K3 Muda, Auditor SMK3, Operator Forklift, Fireman, Fitter Pipe, Barista UMKM, HRD Supervisor Hotel, hingga Human Capital Manager berbagai level, dengan kuota yang disesuaikan kebutuhan. (*)
Reporter : RENGGA YULIANDRA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO