Buka konten ini

NEW YORK (BP) – New York Knicks menghentikan tren negatif empat kekalahan beruntun dengan cara sangat meyakinkan. Knick melumat rival sekota, Brooklyn Nets, 120-66 di kandang sendiri, Madison Square Garden, kemarin (22/1). Itu merupakan kemenangan paling telak sepanjang sejarah klub.
Margin 54 poin itu melampaui rekor lama Knicks, yakni selisih 48 poin yang tercipta tiga kali pada musim 1993–1994, 1972–1973, dan 1968–1969. Di sisi lain, bagi Nets, 66 poin yang mereka cetak merupakan catatan terendah di antara semua tim NBA musim ini.
”Ini menyenangkan. Semua pemain terlibat. Semuanya bisa mencetak angka, tapi di sisi pertahanan pun setiap pemain benar-benar all-out,” kata forward Knicks Josh Hart dikutip dari New York Post.
”Mudah-mudahan ini jadi laga yang bisa membalikkan keadaan. Kami tinggal melanjutkan performa ini,” imbuh Hart yang menyumbang 11 poin dan 9 rebound. Sementara point guard Jalen Brunson memimpin perolehan angka Knicks dengan 20 poin, termasuk 11 poin di kuarter pertama.
Hasil tersebut memperpanjang dominasi Knicks atas Nets menjadi 13 kemenangan beruntun sejak musim 2022–2023.
Meski begitu, Knicks selanjutnya akan mendapat ujian berat saat bertandang ke markas Philadelphia 76ers di Wells Fargo Center, Minggu (25/1). Musim ini, 76ers sudah dua kali mengalahkan Knicks. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO