Buka konten ini

BERLIN (BP) – Audi membuka era barunya di Formula 1 dengan meluncurkan mobil R26 di Kraftwerk Exhibition Center pada Selasa (20/1). Meski telah mengakuisisi Sauber sejak 2024, pabrikan yang berasal dari Ingolstadt, Jerman itu, baru akan menjalani debut penuh sebagai konstruktor musim ini.
Dalam peluncuran itu Audi memamerkan livery berwarna perak, merah, dan hitam. R26 sebelumnya telah menjalani shakedown di Barcelona. Namun, unit yang dipamerkan di Berlin masih berstatus show car. Artinya, mobil tersebut belum sepenuhnya merepresentasikan spesifikasi balap musim 2026.
Prinsipal tim Jonathan Wheatley menegaskan Audi datang dengan ambisi besar. “Kami tidak datang untuk main-main. Ini proyek yang sangat ambisius,” kata Wheatley dikutip dari BBC. “Tetapi kami rendah hati. Kami tahu dari mana kami memulai dan kami tahu ke mana ingin melangkah. Kami ingin menjadikan Audi tim Formula 1 paling sukses dalam sejarah,’’ pintanya.
Target jangka panjang itu diperjelas oleh CEO Audi, Gernot Dollner. Menurutnya, filosofi Audi di dunia balap selalu konsisten: berpartisipasi untuk menang. “Visi kami jelas,
bersaing di level tertinggi dan bertarung memperebutkan gelar juara dunia paling lambat 2030,” ujar Dollner.
Pertahankan Dua Pembalap
Sebagai langkah awal, Audi mempertahankan dua pembalap Sauber musim lalu, Nico Hulkenberg dan Gabriel Bortoleto. Musim lalu, keduanya membantu tim finis kesembilan klasemen konstruktor dengan 70 poin. Jumlah itu merupakan yang tertinggi sejak 2012.
Hulkenberg, yang mencatatkan podium pertamanya di F1 pada GP Inggris musim lalu, menilai 2026 sebagai fase krusial bagi Audi. “Ini hanyalah titik awal dari rencana lima tahun kami. Apa yang kami bangun sekarang akan sangat menentukan,” ucapnya.
Selanjutnya, Audi dijadwalkan mengikuti tes pramusim tertutup di Sirkuit Barcelona-Catalunya pada 26–30 Januari. Setelah itu, mereka akan menjalani dua sesi uji coba resmi di Bahrain pada Februari. Tim bernama Audi Revolut F1 itu kemudian akan menjalani debut pada seri pembuka di Grand Prix Australia, 8 Maret 2026. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO