Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Bank Indonesia (BI) mencatat penggunaan QRIS Tap terus menunjukkan pertumbuhan pesat hingga akhir 2025. Pada Kuartal-IV 2025, total transaksi QRIS Tap tercatat menembus 1,44 juta dengan nilai nominal mencapai Rp 28 miliar.
Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta mengatakan, pertumbuhan QRIS Tap didorong kuat oleh pemanfaatannya pada berbagai moda transportasi. ”QRIS Tap ini menunjukkan perkembangan yang sangat pesat, terutama untuk moda transportasi,” ujar Filianingsih dalam konferensi pers secara daring, Rabu (21/1).
Hingga saat ini, Fili mengungkapkan bahwa di wilayah Jabodetabek terdapat lima moda transportasi utama yang telah menerima QRIS Tap, ditambah 26 angkutan di daerah lainnya. Ia menambahkan, pada Kuartal-IV 2025, kinerja QRIS Tap tumbuh signifikan dengan nominal mencapai Rp 28 miliar.
”QRIS Tap memproses lebih dari 1,44 juta transaksi dengan nominal lebih dari Rp 28 miliar. Masing-masing tumbuh sekitar 267 persen secara quarter-to-quarter,” jelas Filianingsih.
Lonjakan tersebut, lanjutnya, dipicu oleh kehadiran fitur QRIS Tap In Tap Out yang mempermudah proses pembayaran sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna.
Kedepan, BI juga mendorong perluasan akses teknologi ini agar semakin inklusif. Selain perangkat berbasis Android, BI berharap dalam waktu dekat QRIS Tap dapat digunakan pada perangkat Apple iOS.
”Mudah-mudahan dalam waktu dekat penggunaan ini bukan hanya untuk HP Android, tetapi Apple iOS juga bisa digunakan,” pungkas Filianingsih.
Untuk diketahui, QRIS Tanpa Pindai (QRIS TAP) merupakan inovasi dalam sistem pembayaran digital yang telah diluncurkan BI. Dengan menggunakan QRIS Tap, transaksi dilakukan cukup dengan mendekatkan smartphone ke terminal pembayaran. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI