Buka konten ini
SEKUPANG (BP) – Kolaborasi Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) di bidang pendidikan, teknologi, dan pariwisata kian diperkuat melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Politeknik Pariwisata Batam (BTP), Institut Teknologi Batam (ITEBA), dan delegasi universitas dari Kota Daejeon, Republik Korea, Senin (19/1).
Memorandum of Understanding (MoU) tersebut merupakan bagian dari rangkaian Upacara Penyambutan Resmi, Seminar Internasional, serta agenda kerja sama yang digelar di Batam. Kesepakatan ini menandai komitmen bersama dalam mendorong pertukaran akademik dan kolaborasi global yang berkelanjutan.
Delegasi Korea Selatan yang hadir berjumlah 43 orang, terdiri atas 28 mahasiswa serta 15 pimpinan universitas dan dosen. Mereka mewakili 11 perguruan tinggi di Kota Daejeon, di antaranya Universitas Konyang, Universitas Nasional Hanbat, Universitas Daeduk, Universitas Daejeon, Institut Sains dan Teknologi Daejeon, Universitas Kesehatan Daejeon, Universitas Mokwon, Universitas Pai Chai, Universitas Nasional Chungnam, dan Universitas Hannam. Rombongan dipimpin Prof. Jung Chul-Ho selaku perwakilan delegasi universitas Daejeon.
Melalui MoU ini, para pihak sepakat membangun kerangka kerja sama yang terstruktur dan berkelanjutan. Ruang lingkup kolaborasi mencakup pengembangan program pendidikan global dan interdisipliner, penelitian bersama serta pengembangan teknologi, pertukaran pengetahuan melalui forum dan lokakarya, hingga penguatan jejaring antara industri, akademisi, dan peneliti di kedua negara.
Kerja sama tersebut juga memberi perhatian khusus pada sektor pariwisata, manajemen, dan pengembangan perhotelan. Program yang dirancang meliputi pendidikan, pelatihan, penelitian terapan, hingga kegiatan berbasis masyarakat. Fokus ini sejalan dengan posisi strategis Batam sebagai gerbang pariwisata Indonesia bagian barat sekaligus kawasan industri dan teknologi.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Seminar Internasional yang menghadirkan pembicara dari unsur pemerintah dan industri. Perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam memaparkan potensi serta tantangan pariwisata nasional, sekaligus menegaskan peran Batam sebagai destinasi unggulan pariwisata lintas batas.
Dari sektor ekonomi digital, Chief AI Officer sekaligus Head of Zentara Labs, Trimikha Valentius, mengulas perkembangan ekosistem e-commerce dan startup di Indonesia. Ia menyoroti peluang kolaborasi teknologi antara Korea Selatan dan Indonesia dengan Batam sebagai pintu masuk strategis. (*)
Reporter : Rengga yuliandra
Editor : GALIH ADI SAPUTRO