Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Organisasi kemasyarakatan Gerakan Rakyat resmi bertransformasi menjadi partai politik dengan nama Partai Gerakan Rakyat. Dalam deklarasi tersebut, Gerakan Rakyat secara terbuka menyampaikan harapan agar Anies Rasyid Baswedan kelak memimpin Indonesia sebagai Presiden Republik Indonesia.
Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, dalam pidato perdananya setelah deklarasi partai yang digelar bersamaan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Gerakan Rakyat di Hotel Aryaduta, Jakarta, Minggu (18/1).
Sahrin menegaskan, Gerakan Rakyat memiliki dua tujuan utama, yakni mewujudkan Indonesia yang lebih adil dan sejahtera, serta mendorong hadirnya kepemimpinan nasional yang diyakini mampu membawa perubahan, yang dalam pandangan mereka direpresentasikan oleh Anies Rasyid Baswedan.
Ia menjelaskan, pendirian Partai Gerakan Rakyat merupakan bagian dari upaya menghadirkan kendaraan politik yang berpihak pada kepentingan rakyat. Sahrin juga mengungkapkan bahwa Anies Baswedan telah resmi bergabung sebagai anggota Gerakan Rakyat dengan nomor kartu tanda anggota 0001 sejak 17 Desember 2025.
Dalam kesempatan itu, Sahrin mengajak seluruh kader Gerakan Rakyat untuk membangun militansi dan komitmen kuat dalam membesarkan partai baru tersebut, termasuk memenuhi seluruh persyaratan administratif dan struktural yang ditetapkan oleh negara.
Ia optimistis Partai Gerakan Rakyat mampu berdiri secara sah dan memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku sebagai partai politik.
Lebih jauh, Sahrin menegaskan bahwa arah perjuangan politik Gerakan Rakyat ke depan tidak terpisahkan dari sosok Anies Baswedan. Menurutnya, Anies merupakan figur yang mencerminkan nilai, visi, dan cita-cita perjuangan Gerakan Rakyat.
Deklarasi Partai Gerakan Rakyat menandai babak baru perjalanan Gerakan Rakyat dari ormas menjadi kekuatan politik, sekaligus menambah dinamika dalam peta politik nasional menjelang Pemilu 2029. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO