Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Danur Universe bakal mengakhiri perjalanan lewat film terakhirnya Danur: The Last Chapter. Sejak film pertama dirilis sembilan tahun lalu, Prilly Latuconsina masih dipercaya menjadi tokoh utama memerankan sosok Risa.
Selama hampir sepuluh tahun terakhir juga kekasih Omara Esteghlal itu menolak tawaran bermain film horor lain.
“Sesayang itu memang aku sama project Danur,” kata Prilly saat konferensi pers di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat.
Bahkan, sosoknya sudah begitu melekat dengan tokoh Risa. Ke mana pun dia pergi, selalu ada yang memanggilnya dengan nama Risa.
Keterlibatannya dalam proyek horor tersebut diakui memberikan perubahan dalam kehidupan Prilly. Mengubah sudut pandang Prilly terhadap hantu yang selama ini dikenal dengan stigma negatif dan menyeramkan.
Dia jadi lebih berempati terhadap makhluk-makhluk gaib karena meyakini bahwa mereka juga memiliki background cerita masing-masing.
“Saya jadi menganggap hantu itu baik karena setiap baca skenario Danur dari yang pertama, saya jadi menganggap hantu jahat pun pasti ada ceritanya deh kenapa dia bisa begitu,” ujar Prilly.
Karena itu, Prilly begitu emosional ketika menjalani syuting film Danur: The Last Chapter yang diisukan bakal menjadi penutup Danur Universe. Sebab, proyek tersebut memiliki makna besar bagi perjalanan karirnya di industri perfilman.
“Perasaannya yang pasti campur aduk karena ini karakter terlama yang pernah aku mainkan, sepuluh tahun,” tutur Prilly.
Meski sudah lama melekat, dia mengaku masih mengalami kesulitan yang sama ketika mendalami karakter Risa.
“Dari Danur pertama sampai syuting terakhir ini, yang paling sulit tuh aku masih bingung reaksi Risa kalau ketemu sama hantu harus seperti apa,” jelas Prilly. (*)
Reporter : JP Group
Editor : GUSTIA BENNY