Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Arus investasi ke Indonesia menutup 2025 dengan catatan positif. Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melaporkan realisasi sepanjang tahun lalu mencapai Rp 1.931,2 triliun atau 101,3 persen dari target Rp 1.905,6 triliun.
Capaian tersebut disampaikan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani dalam konferensi pers Capaian Realisasi Investasi Kuartal IV 2025, Kamis (15/1). Secara tahunan, realisasi investasi tumbuh 12,7 persen dibandingkan 2024 yang tercatat Rp 1.714,2 triliun.
“Target realisasi investasi 2025 sebesar Rp1.905,6 triliun. Alhamdulillah tercapai dan bahkan sedikit melampaui target yang telah dicanangkan,” ujar Rosan.
Realisasi investasi tersebut menjadi capaian penting pada tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sepanjang 2025, investasi mengalir relatif merata di setiap kuartal. Pada kuartal I tercatat Rp 465,2 triliun, disusul kuartal II sebesar Rp 477,7 triliun.
Tren positif berlanjut pada kuartal III dengan Rp 491,4 triliun dan ditutup kuartal IV mencapai Rp 496,6 triliun.
Dari sisi sumber dana, penanaman modal dalam negeri (PMDN) masih mendominasi dengan nilai Rp 1.030,3 triliun. Sementara penanaman modal asing (PMA) berkontribusi Rp 900,9 triliun. Komposisi tersebut menunjukkan kepercayaan investor domestik dan asing tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi global.
Lebih jauh, Rosan menegaskan bahwa investasi menjadi kunci utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen. Dia menyebutkan, periode 2025–2029 Indonesia membutuhkan realisasi investasi kumulatif sebesar Rp 13.302 triliun. “Investasi lima tahun ke depan akan meningkat secara bertahap,” kata mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat itu.
Pemerintah menargetkan realisasi investasi naik menjadi Rp 2.280 triliun pada 2026, kemudian Rp 2.684 triliun pada 2027, Rp 3.116 triliun pada 2028, dan mencapai Rp 3.414 triliun pada tahun terakhir pemerintahan Prabowo, yakni 2029. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI