Buka konten ini

MANCHESTER (BP) – Michael Carrick memiliki beban berat setelah ditunjuk sebagai pelatih Manchester United di sisa musim ini. Carrick yang menggantikan Ruben Amorim dan pelatih interim Darren Fletcher itu diminta meloloskan United ke Liga Champions musim depan.
Itu berarti Carras – sapaan akrab Carrick – harus membawa klub berjuluk Setan Merah tersebut finis empat besar di Premier League 2025–2026. Menilik klasemen sementara sampai matchweek ke-21, United yang menempati peringkat ketujuh hanya berjarak tiga poin (32-25) dengan peringkat keempat Liverpool FC.
Hadapi Dua Besar
Masalahnya, Carrick langsung menghadapi dua laga terjal di Premier League. United menjalani derbi lawan Manchester City di Old Trafford akhir pekan ini (17/1) dan melawat ke kandang pemuncak klasemen, Arsenal, di Stadion Emirates, London, pekan depan (25/1). City merupakan peringkat kedua di klasemen sementara.
Sebagai catatan, United hanya terpaut enam poin dengan peringkat ke-15 AFC Bournemouth. Skenario buruknya, seandainya Setan Merah gagal mendapatkan poin melawan City dan Arsenal, Bruno Fernandes dkk bisa terjerembap ke papan bawah.
’’Michael (Carrick) pelatih yang luar biasa dan tahu persis apa yang dibutuhkan saat ini untuk menang di United. Kami berharap dia mampu mengakhiri sisa musim ini di posisi terbaik (di Premier League),’’ kata Direktur Sepak Bola United Jason Wilcox kepada MUTV.
Rapor Bagus dalam Big Match
Sebelum menangani United saat ini, Carrick pernah menjabat sebagai pelatih karteker Setan Merah pada 2021. Pria 44 tahun itu pun mencatatkan streak unbeaten dalam tiga laga (dua kali menang dan sekali seri).
Dua laga terakhirnya malah berlabel big match atau pada matchweek ke-13 dan 14 Premier League 2021–2022. United asuhan Carrick mampu menahan Chelsea 1-1 di Stamford Bridge, London, lalu melibas Arsenal 3-2 di Old Trafford.
”Aku percaya dengan kemampuan dan potensi tim yang ada saat ini untuk kompetitif musim ini,” kata Carrick di laman resmi klub.
Didampingi Holland-Woodgate
Dalam perkenalan di markas latihan klub, Trafford Training Centre, Carrington, kemarin (14/1), Carrick didampingi dua asisten. Masing-masing Steve Holland yang punya pengalaman sebagai pelatih karteker Chelsea, tactician Inggris U-21, serta pelatih karteker timnas Inggris. Ada pula Jonathan Woodgate yang pernah melatih AFC Bournemouth dan Middlesbrough. Klub terakhir juga pernah dilatih Carrick.
Seperti dilansir dari Daily Mail, Carrick percaya dengan kemampuan Holland-Woodgate untuk membantunya di United. ’’Steve punya segudang pengalaman semasa di Chelsea. Lalu, Jonathan berpengetahuan tinggi. Dia yang selalu memotivasiku dalam tiga musim terakhir,’’ tutur Carrick.
Fletcher Balik ke United U-18
Holland dan Woodgate akan bergabung dengan dua asisten United pilihan Fletcher. Masing-masing Travis Binnion dan Jonny Evans. Fletcher sejatinya ditawari Carrick sebagai asisten. Akan tetapi, Fletcher menolak dan balik menangani United U-18. ”Saya peduli pada klub dan para pemain. Masih ada yang harus diperjuangkan (bersama United U-18, Red),” kata Fletcher kepada Manchester Evening News. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO