Buka konten ini
BINTAN (BP) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan kembali melanjutkan program transportasi sekolah gratis bagi siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP), baik transportasi darat maupun laut.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bintan M. Insan Amin menegaskan, program tersebut menjadi salah satu prioritas Pemkab Bintan untuk menjamin keselamatan sekaligus kemudahan akses siswa menuju sekolah.
“Alhamdulillah, Pak Bupati sangat peduli. Program transportasi sekolah gratis bagi siswa masih tetap dijalankan,” ujar Insan Amin.
Program ini memprioritaskan siswa SD dan SMP. Namun demikian, siswa sekolah menengah atas (SMA) tetap diperbolehkan memanfaatkan fasilitas transportasi sekolah gratis selama kapasitas angkutan masih memungkinkan.
Insan menjelaskan, untuk menjalankan program tersebut, Pemkab Bintan mengalokasikan anggaran sekitar Rp8 miliar selama 10 bulan. Anggaran itu digunakan untuk mengoperasikan 42 unit bus sekolah dan 22 unit pompong yang melayani berbagai rute di wilayah Bintan.
Meski demikian, ia mengakui jumlah armada yang tersedia saat ini masih belum mencukupi kebutuhan. Beberapa permohonan penambahan bus sekolah belum dapat direalisasikan karena keterbatasan anggaran.
“Bus dan pompong yang ada memang masih kurang. Ada beberapa permohonan penambahan bus sekolah, tetapi belum bisa dipenuhi karena keterbatasan anggaran akibat efisiensi,” katanya.
Untuk memastikan keselamatan siswa, Dishub Bintan secara rutin melakukan pengecekan terhadap seluruh armada transportasi sekolah, baik darat maupun laut.
“Kami memastikan aspek keselamatan dengan memeriksa kondisi rem dan ban bus, serta memastikan ketersediaan jaket pelampung di setiap pompong,” pungkas Insan. (*)
Reporter : Slamet Nofasusanto
Editor : Gustia Benny