Buka konten ini

SURABAYA (BP) – Pasar nasabah kakap masih menjadi ladang empuk industri perbankan. Di tengah persaingan yang kian ketat, bank berlomba menawarkan layanan eksklusif untuk mengelola kekayaan nasabah bernilai jumbo.
PT Bank CIMB Niaga Tbk resmi meluncurkan layanan CIMB Private Wealth, yang menyasar nasabah dengan total saldo gabungan minimal Rp 5 miliar. Layanan itu dirancang untuk menjawab kebutuhan pengelolaan aset bernilai besar yang semakin kompleks.
Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Noviady Wahyudi mengatakan, tantangan pengelolaan kekayaan kini tidak hanya soal investasi, tetapi juga perlindungan aset, kesinambungan nilai, hingga perencanaan warisan lintas generasi. Segmen tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.
“Kami meluncurkan layanan untuk segmen nasabah baru. Fokus kami mengembangkan aset pada high net-worth individuals (HNWI),” ujar Noviady kemarin (13/1).
Menurutnya, CIMB Private Wealth menawarkan pendekatan yang lebih personal,
komprehensif, dan terintegrasi lintas negara. Nasabah akan didampingi dalam membangun kekayaan secara berkelanjutan, tidak sekadar mengejar imbal hasil jangka pendek. “CIMB Private Wealth dirancang untuk mendukung kebutuhan nasabah istimewa, termasuk menciptakan warisan bermakna bagi generasi penerus,” jelas Noviady.
Chief of Network & Digital Banking CIMB Niaga Budiman Tanjung menambahkan, layanan ini terintegrasi dengan jaringan CIMB Group di berbagai negara. Dukungan tersebut memungkinkan nasabah mengelola aset lintas yurisdiksi secara lebih mudah dan seamless.
“Kami menghadirkan pengelolaan kekayaan yang terhubung lintas negara, sehingga nasabah dapat mengatur asetnya dengan lebih efisien,” ujarnya.
Berdasarkan laporan keuangan per September 2025, total dana pihak ketiga (DPK) CIMB Niaga mencapai Rp 278 triliun. Angka tersebut tumbuh 6,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 260 triliun. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI