Buka konten ini

BATAM KOTA (BP) – Harga seluruh jenis emas di Kota Batam melonjak signifikan sejak Senin (12/1). Kenaikan mencapai sekitar Rp30 ribu per gram dan berlaku merata, baik untuk logam mulia maupun perhiasan. Meski harga menanjak, minat masyarakat justru tetap tinggi dan cenderung meningkat.
Pantauan Batam Pos di Toko Emas Banda Baru, Mega Mall Batam Center, Senin (12/1) siang, menunjukkan aktivitas transaksi masih ramai. Pembeli terus berdatangan, dengan tujuan beragam, mulai dari investasi jangka panjang hingga kebutuhan perhiasan.
Salah seorang pedagang emas di toko tersebut, Iqbal, mengatakan kenaikan harga emas kali ini dipicu langsung oleh pergerakan harga emas dunia. Menurutnya, lonjakan Rp30 ribu per gram ini merupakan yang tertinggi dalam beberapa waktu terakhir.
“Beberapa hari lalu kenaikannya hanya sekitar Rp15 ribu per gram. Tapi sejak Senin naik sampai Rp30 ribu. Ini termasuk kenaikan paling tinggi, dan kami belum tahu kapan akan turun lagi,” ujar Iqbal kepada Batam Pos.
Ia menjelaskan, penetapan harga emas di tingkat toko selalu mengacu pada harga global yang terus dipantau setiap hari.
“Kenaikannya menyeluruh, karena memang mengikuti harga global. Setelah kami pantau, baru ditetapkan harga jual di sini,” katanya.
Menariknya, lonjakan harga tersebut tidak berdampak pada penurunan daya beli masyarakat. Justru, jumlah pembeli mengalami peningkatan. Iqbal menyebut, transaksi pembelian saat ini lebih dominan dibandingkan penjualan kembali emas. “Daya beli masyarakat sejauh ini tidak menurun. Bahkan yang beli lebih banyak. Banyak yang berpikir, kalau beli sekarang, besok bisa naik lagi. Jadi emas dijadikan investasi,” jelasnya.
Menurut Iqbal, jumlah pembeli harian yang biasanya sekitar 30 orang kini meningkat sekitar 30 persen. Mayoritas pembeli memilih emas batangan atau logam mulia, khususnya produk Antam, karena nilai premi atau spread yang relatif lebih kecil.
“Kenaikan pembeli sekitar 30 persen. Kebanyakan memilih emas batangan atau logam mulia,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Rosinah, salah seorang pengunjung Toko Emas Banda Baru. Ia menilai fluktuasi harga emas tidak terlalu memengaruhi minat masyarakat Batam untuk berinvestasi emas.
“Emas naik atau turun, orang Batam tetap beli. Kita mikirnya jangka panjang. Daripada uang dipegang nilainya turun, lebih baik disimpan dalam bentuk emas,” ujar Rosinah.
Ia mengaku memilih membeli emas saat ini karena khawatir harga akan kembali naik dalam waktu dekat.
“Itu yang ditakutkan. Takut besok naik lagi, jadi lebih baik beli sekarang. Menurut saya, emas lebih aman untuk investasi dibandingkan yang lain,” katanya.
Adapun harga emas per gram di Toko Emas Banda Baru bervariasi sesuai jenis dan kadar. Logam mulia Antam 1 gram dibanderol Rp2.766.000, logam mulia bersertifikat Rp2.470.000, dan emas bahan Rp2.446.000 per gram.
Untuk emas 24 karat, harga ditetapkan Rp2.568.000 per gram untuk berat di atas 45 gram, Rp2.592.000 per gram untuk berat 18–40 gram, Rp2.617.000 per gram untuk berat 5–15 gram, serta Rp2.641.000 per gram untuk berat hingga 4 gram. (*)
Reporter : M. SYA’BAN
Editor : GALIH ADI SAPUTRO