Buka konten ini
SAGULUNG (BP) – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam, Yosafat Rizanto, mengajak seluruh warga binaan pemasyarakatan (WBP) untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta menaati seluruh aturan yang berlaku di dalam lapas. Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan pembinaan yang dirangkai dengan sarapan bersama sekitar 1.100 WBP di lapangan Lapas Batam, Jumat (9/1).
Yosafat menegaskan, ketertiban dan kenyamanan di lingkungan lapas bukan semata tanggung jawab petugas, melainkan juga seluruh warga binaan. Menurutnya, kepatuhan terhadap tata tertib menjadi kunci terciptanya suasana yang aman, bersih, dan kondusif selama masa pembinaan.
“Ini rumah kita bersama.
Kalau ingin nyaman, kita jaga bersama. Taat aturan, saling menghormati, dan peduli lingkungan,” ujarnya di hadapan para WBP.
Ia mengingatkan warga binaan agar tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan blok hunian, serta merawat fasilitas negara yang digunakan seharihari.
Selain itu, Yosafat menekankan pentingnya menyampaikan aspirasi melalui jalur resmi agar lebih efektif dan tidak menimbulkan kesalahpahaman antarsesama warga binaan.
“Setiap pelanggaran tata tertib akan ditindak sesuai aturan yang berlaku. Karena itu, kami meminta WBP benarbenar memahami hak dan kewajiban selama berada di dalam lapas,” katanya.
Selain penegakan disiplin, pihak Lapas Batam juga terus melakukan pengawasan melalui penggeledahan kamar secara rutin. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak adanya barang terlarang sekaligus menjaga keamanan bersama. “Aturan adalah kesepakatan bersama yang harus dipatuhi,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Yosafat berharap tumbuh kesadaran kolektif di kalangan warga binaan untuk menjadikan kepedulian, kebersihan, dan ketaatan terhadap aturan sebagai budaya bersama. Pertemuan serupa direncanakan akan digelar secara rutin, termasuk menjelang bulan Ramadan, guna memperkuat komitmen menciptakan Lapas Batam yang aman, tertib, dan berintegritas.
“Kegiatan ini bukan sekadar simbol, tetapi wujud pelayanan yang lebih manusiawi,” tutupnya. (*)
Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : GALIHADI SAPUTRO