Buka konten ini

KARIMUN (BP) – Berdasarkan Surat Edaran Badan Gizi Nasional (SE BGN) Nomor 1 Tahun 2026, Kamis (8/1) program makan bergizi gratis (MBG) kembali dimulai. Namun, untuk di Pulau Karimun tidak semua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi.
Koordinator Wilayah (Korwil) MBG BGN Kabupaten Karimun, Anas Fitrawanda yang dikonfirmasi Batam Pos mengatakan, memang sesuai dengan SE dari BGN mulai 8 Januari 2026 MBG kembali dilaksanakan setelah libur sekolah.
’’Tadi, saya juga sudah meninjau ke beberapa sekolah untuk melihat langsung pelaksanaan program MBG ini sampai ke tujuan. Hal ini sebagai bentuk pengawasan dari kita,’’ ujarnya.
Memang, tambahnya, tidak semua dapur SPPG yang beroperasi. Dalam catatan pihaknya ada 3 dapur SPPG yang tidak beroperasi disebabkan ahli gizinya mengundurkan diri, sehingga belum bisa beroperasi. Dan, ada juga dapur SPPG sedang melakukan renovasi dalam rangka meningkatkan kualitas.
’’Secara umum MBG di Karimun sudah kembali beroperasi dan berjalan lancar. Dan, terhadap dapur SPPG yang belum beroperasi, tentunya setelah renovasi dan memiliki ahli gizi akan beroperasi kembali. Untuk saat ini di Kabupaten Karimun jumlah dapur SPPG MBG sebanyak 26. Dan, 4 diantaranya dapur baru,’’ jelasnya.
Terkait dengan capaian MBG di Kabupaten Karimun, Anas menyebutkan, sampai dengan sat ini capaian MBG sudah 90 persen.
’’Artinya, masih ada sisa cakupan 10 persen yang belum menerima manfaat MBG ini. Dan, daerah yang belum mendapatkan MBG saat ini masih dalam tahapan proses pembangunan dapur SPPG, Semoga tahun ini bisa terealisasi ke seluruh wilayah di Karimun,’’ ungkapnya. (*)
Reporter : SANDI PRAMOSINTO
Editor : GUSTIA BENNY