Buka konten ini

POTENSI gelombang tinggi diperkirakan melanda sejumlah perairan di Kepulauan Riau dalam beberapa hari ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat, terutama yang beraktivitas di laut, untuk mewaspadai ketinggian gelombang yang bisa mencapai 3,7 meter di wilayah Natuna dan Anambas.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Ramlan Djambak, menjelaskan bahwa gelombang tinggi saat ini terutama terjadi di perairan lepas. Wilayah Natuna dan Anambas menjadi area yang paling terdampak, sementara perairan Batam relatif lebih aman karena berada di kawasan sempit dan tertutup.
“Kalau di Batam tidak terlalu signifikan. Perairannya sempit dan anginnya juga tidak terlalu kuat. Ketinggian gelombang maksimal sekitar 1,5 meter,” ujar Ramlan, Rabu (7/1).
Menurutnya, peningkatan tinggi gelombang dipicu gangguan atmosfer di wilayah utara yang dikenal sebagai low tropical area atau tekanan rendah tropis. Sistem ini berada di bawah bibit siklon dan menyebabkan penumpukan massa udara serta perbedaan tekanan cukup besar.
“Akibat perbedaan tekanan itu, angin bertiup lebih kencang dari biasanya. Dampaknya terasa di laut lepas, terutama Natuna dan Anambas,” jelasnya.
Ramlan mengibaratkan kondisi tersebut seperti aliran air dari dataran tinggi menuju dataran rendah. Semakin besar perbedaan ketinggian, semakin deras pula aliran air. Prinsip serupa berlaku pada pergerakan angin di atmosfer.
Gangguan atmosfer itu diperkirakan dapat bertahan cukup lama. “Biasanya bisa berlangsung sekitar tiga sampai sembilan minggu. Namun kami terus memantau apakah sistem ini akan melemah atau justru berkembang menjadi bibit siklon,” tuturnya.
Saat ini, sebagian besar bibit siklon terpantau berada di wilayah selatan Indonesia, di bawah garis khatulistiwa. Kondisi tersebut menandakan angin baratan atau angin dari utara sedang menguat.
Berdasarkan prakiraan BMKG, potensi gelombang laut di perairan Kepri adalah sebagai berikut, (8/1) gelombang hingga 3,7 meter (kategori tinggi) di Perairan Natuna, Anambas, dan Tambelan, Gelombang 2,5 meter (kategori sedang) berpeluang terjadi di Perairan Batam, Bintan, Lingga, dan Karimun, (9/1) gelombang hingga 3,5 meter diperkirakan terjadi di perairan Natuna dan Anambas, Perairan Batam, Bintan, Lingga, dan Tambelan berpotensi mengalami gelombang hingga 2,5 meter.
Berikutnya (10/1) gelombang hingga 2,7 meter berpotensi terjadi di Perairan Utara, Selatan, dan Timur Natuna, termasuk Perairan Subi–Serasan. Sementara gelombang 2,5 meter diperkirakan terjadi di Perairan Anambas, Batam, Bintan, Lingga, dan Tambelan.
BMKG mengimbau nelayan, operator kapal, dan warga yang melakukan aktivitas penyeberangan untuk selalu memperhatikan informasi cuaca maritim serta mengutamakan keselamatan.
“Pantau terus perkembangan cuaca sebelum berlayar, terutama di wilayah perairan terbuka,” pesan Ramlan. (***)
Reporter : YASHINTA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO