Buka konten ini

WARGA Kampung Panglong, Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, bernama Top, 50, yang dilaporkan hilang, diketahui sempat ditegur warga saat hendak kembali masuk ke kawasan hutan bakau.
Top dilaporkan hilang setelah pergi melaut untuk mencari ketam bakau pada Senin (5/1). Informasi tersebut terungkap dari keterangan warga yang terakhir melihat korban sebelum dinyatakan hilang.
Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Kasat Polairud) Polres Bintan, Iptu Syafril, mengatakan ada warga yang sempat melihat Top keluar dari kawasan hutan bakau usai mencari ketam. Namun, korban justru kembali masuk ke hutan tersebut.
“Saat itu warga sempat menegur dan bertanya kenapa masuk lagi ke dalam hutan. Korban menjawab, ‘kayaknya di dalam itu lebih tenang’,” kata Syafril menirukan keterangan warga, Rabu (7/1).
Hingga kini, Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban. Pada hari kedua pencarian, Rabu (7/1), upaya difokuskan di sekitar lokasi terakhir korban terlihat, namun belum membuahkan hasil. “Pencarian masih difokuskan di kawasan hutan bakau,” ujarnya.
Sebelumnya, pada hari pertama pencarian, Selasa (6/1), Basarnas Tanjungpinang sempat menerbangkan drone untuk membantu pencarian. Namun, kerapatan vegetasi hutan bakau menyulitkan pemantauan dari udara.
Selain itu, Tim SAR juga telah menyisir aliran sungai di sekitar hutan bakau, namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
“Pencarian akan dilakukan selama tujuh hari sesuai SOP. Jika diperlukan, waktu pencarian bisa diperpanjang,” pungkas Syafril. (***)
Reporter : Slamet Nofasusanto
Editor : GUSTIA BENNY