Buka konten ini

BURNLEY (BP) – Darren Fletcher akan memimpin Manchester United dari bangku cadangan setelah pemecatan Ruben Amorim pada Senin (5/1). Ujian perdananya datang cepat, United langsung bertandang ke markas Burnley FC di Turf Moor, dini hari ini (kick-off 03.15 WIB, Champions TV 6/Vidio). Pelatih tim U-18 United itu mengaku telah menyiapkan filosofi permainan yang ia sebut “Proper United”.
Filosofi tersebut dibangun sejak level usia muda dan telah ia terapkan di tim U-18. “Serangan yang cepat. Itulah Proper United,” ujar Fletcher seperti dikutip Manchester Evening News. Menurut pria 41 tahun itu, Proper United merefleksikan gaya main Setan Merah pada era Wayne Rooney, Cristiano Ronaldo, dan Park Ji-sung, terutama saat mengandalkan serangan balik cepat. “Itu yang kami sebut DNA United,” tegasnya.
Upaya Fletcher dinilai tepat mengingat Bruno Fernandes dkk tengah berada pada masa transisi pascapemecatan Amorim. Stabilitas permainan menjadi pekerjaan utama tim pelatih saat ini.
Solskjaer Diklaim Tawarkan Diri
Di tengah kekosongan posisi manajer tetap, hingga kemarin United belum juga mengumumkan suksesor Amorim. Namun sejumlah media Inggris menyebut sudah ada sosok yang siap kembali menangani United, dan ia bukan wajah asing di Old Trafford.
Analis transfer Fabrizio Romano mengungkapkan bahwa Ole Gunnar Solskjaer disebut telah mencalonkan diri untuk kembali sebagai pelatih United.
Solskjaer sebelumnya menukangi The Red Devils pada 2018–2021. “Ole sangat terbuka untuk kembali ke United sebagai pelatih interim. Dia merasa siap membantu United karena peluangnya terbuka,” kata Romano, dikutip GiveMeSport.
Butuh Pelatih yang Paham DNA Klub
Amorim menjadi pelatih kedelapan United sejak era Sir Alex Ferguson berakhir pada 2013. Namun belum ada yang benar-benar mampu mengembalikan kejayaan klub. Mantan kapten United Gary Neville pun mengingatkan agar klub tak lagi salah memilih pelatih.
“United sudah sampai pada titik yang memerlukan pelatih yang mengerti DNA klub ini. Selama ini United jatuh bangun hanya untuk menyesuaikan diri dengan sistem yang dibawa masing-masing pelatih,” ujar Neville melalui Sky Sports.
Penolakan terhadap Maresca
Nama Enzo Maresca, mantan pelatih Chelsea, juga masuk dalam radar calon pengganti Amorim. Namun wacana tersebut menuai penolakan. Pelatih akademi United sekaligus mantan gelandang Setan Merah, Nicky Butt, secara tegas menyatakan keberatan.
Dilaporkan Daily Mail, Butt bahkan mengancam mengembalikan tiket musiman United miliknya apabila Maresca ditunjuk sebagai nakhoda baru. “Aku menyukainya sebagai pelatih. Tetapi melihat latar belakangnya, aku akan memilih mengembalikan tiket langgananku,” ujarnya.
Yang dimaksud Butt adalah latar belakang Maresca yang pernah menjadi asisten Pep Guardiola di Manchester City—rival sekota United. Saat ini pun, manajemen United sudah diisi beberapa figur eks-City, seperti CEO Omar Berrada dan Direktur Sepak Bola Jason Wilcox. Berrada pernah 12 tahun berkarier di City, memimpin berbagai sektor bisnis dan operasional klub, sementara Wilcox mempunyai pengalaman melatih tim U-18 City pada 2013–2017.
Butt menegaskan tak ingin United semakin dipenuhi figur berafiliasi dengan City. “Aku tidak peduli seberapa besar kesuksesannya. Aku penggemar Manchester United dan tidak bisa menerima fans City lebih banyak di sini,” tutur Butt dengan nada emosional. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO