Buka konten ini

MANCHESTER (BP) – Tyson Fury memastikan kembali naik ring tahun ini. Dilansir dari channelnewsasia.com, mantan juara dunia kelas berat lineal itu menyatakan akan mengakhiri masa pensiunnya untuk menjalani laga pertama sejak tumbang dari Oleksandr Usyk pada Desember 2024.
Fury sebelumnya memutuskan pensiun setelah kalah dalam laga ulang melawan Usyk asal Ukraina. Pada pertemuan pertama, Usyk menang angka terbelah dan menjadi juara tak terbantahkan. Hingga kini, Usyk masih menjadi satu-satunya petinju yang mampu menundukkan Fury sepanjang karier profesionalnya, yang mencatat 34 kemenangan, dua kekalahan, dan satu hasil imbang.
“2026 adalah tahunnya. Return of the Mac. Sudah lama menjauh, tapi sekarang aku kembali. Usia 37 tahun dan masih bisa memukul. Tak ada yang lebih baik selain memukul wajah orang dan dibayar untuk itu,” tulis Fury melalui akun Instagramnya.
Petinju berjuluk “The Gypsy King” itu bukan sekali ini mundur dari ring. Ia pernah absen lebih dari dua setengah tahun setelah menang atas Wladimir Klitschko pada 2015, saat merebut sabuk juara dunia kelas berat WBA, IBF, WBO, dan IBO. Masalah kesehatan mental sempat membuatnya jauh dari dunia tinju.
Fury kemudian comeback pada 2018, berlanjut dengan kemenangan KO atas Deontay Wilder untuk merebut gelar WBC pada Februari 2020. Pada 2022, ia kembali mengumumkan pensiun, namun enam bulan kemudian lagi-lagi memutuskan kembali bertarung.
Nama Anthony Joshua kembali diseret dalam wacana duel akbar. Petinju Inggris sekaligus mantan juara dunia itu beberapa kali menantang Fury, termasuk usai menang KO atas Jake Paul bulan lalu.
“Jika Tyson Fury seserius yang dia kira, naik ring melawanku berikutnya—kalau memang benar-benar jagoan. Jangan cuma banyak bicara. Mari buktikan di atas ring, biarkan tinju yang bicara,” kata Joshua kala itu.
Joshua sendiri baru saja keluar dari rumah sakit setelah mengalami cedera ringan akibat kecelakaan mobil di Nigeria yang menewaskan dua rekannya. Sehari setelah kepulangannya, polisi menetapkan sopirnya sebagai tersangka dengan tuduhan mengemudi berbahaya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO