Buka konten ini

LINGGA (BP) – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertahanan (Kemhan) bersama Pemerintah Kabupaten Lingga akan membentuk tim terpadu untuk membahas optimalisasi lahan daerah latihan TNI yang berada di Kabupaten Lingga.
Pembentukan tim tersebut merupakan tindak lanjut dari audiensi Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto dengan Bupati Lingga Muhammad Nizar serta perwakilan Aliansi Masyarakat Lingga, yang berlangsung di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu (24/12).
Dalam pertemuan itu, dibahas pemanfaatan lahan daerah latihan TNI di Kabupaten Lingga yang berada dalam kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) guna mendukung rencana investasi pembangunan pabrik smelter oleh PT Tianshan Alumina Indonesia (PT TAI).
Inisiator Aliansi Masyarakat Lingga, Armanto, mengatakan pembentukan tim terpadu tersebut menjadi bukti bahwa negara hadir dan mendengar aspirasi masyarakat Lingga, khususnya terkait rencana investasi smelter.
“Sampai hari ini perlu diketahui seluruh masyarakat Kabupaten Lingga bahwa PT TAI belum pernah menyatakan sikap mundur. Mereka masih optimistis membangun perusahaannya di Lingga,” tegas Armanto, Senin (5/1).
Ia menyebutkan, tim terpadu yang dibentuk Kementerian Pertahanan dalam waktu dekat akan turun langsung ke Kabupaten Lingga untuk melakukan peninjauan lapangan sekaligus membahas solusi terbaik.
“Kami berharap seluruh masyarakat mendukung penuh berdirinya PT TAI. Kami juga berharap pihak Kementerian Pertahanan segera turun ke lapangan agar investasi ini bisa segera berjalan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Lingga berharap, melalui koordinasi lintas sektor tersebut, dapat dirumuskan solusi yang tepat dan berkeadilan sehingga investasi dapat direalisasikan tanpa mengabaikan kepentingan pertahanan negara.
Dalam kesempatan itu, Wamenhan Donny Ermawan Taufanto menegaskan Kementerian Pertahanan mendukung pembangunan ekonomi nasional selama pelaksanaannya selaras dengan kepentingan pertahanan negara.
Sebagai tindak lanjut, Kemhan menyepakati pembentukan tim terpadu yang melibatkan unsur Kementerian Pertahanan, TNI, serta Pemerintah Kabupaten Lingga.
Tim tersebut akan bertugas melakukan peninjauan lapangan, mengkaji aspek strategis, serta mempercepat pengambilan keputusan terbaik guna mendukung masuknya investasi di Kabupaten Lingga.
Realisasi investasi ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lingga secara berkelanjutan. (*)
Reporter : Vatawari
Editor : GUSTIA BENNY