Buka konten ini

KUPANG (BP) – Tim SAR akhirnya menemukan jenazah Martin Carreras Fernando, pelatih klub Valencia, yang tenggelam di perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Korban ditemukan pada Minggu (4/1), sembilan hari setelah kecelakaan laut yang terjadi pada 26 Desember 2025.
Direktur Polairud Polda NTT, Kombes Irwan Deffi Nasution mengatakan, jenazah korban ditemukan dalam kondisi mengapung tidak jauh dari titik tenggelamnya kapal.
“Setelah dievakuasi, petugas langsung melakukan proses identifikasi. Dari dugaan awal, jenazah tersebut merupakan ayah dari korban lainnya,” ujar Irwan.
Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman menambahkan, hasil pemeriksaan pihak kepolisian bersama RSUD Labuan Bajo memastikan identitas korban.
“Dari hasil identifikasi dipastikan jenazah tersebut atas nama Martin Carreras Fernando, laki-laki, usia 44 tahun,” jelas Fathur, kemarin (4/1).
Tim SAR masih melanjutkan pencarian terhadap dua korban lainnya yang hingga kini belum ditemukan. Operasi pencarian difokuskan di sekitar titik penemuan jenazah Martin.
Dalam proses pencarian, tim mengerahkan kapal cepat, peralatan sonar, serta penyelam profesional dengan metode penyisiran permukaan dan penyelaman.
Fathur mengakui, kondisi arus laut yang kuat menjadi tantangan utama dalam operasi pencarian tersebut.
“Meski begitu, tim tetap berupaya maksimal untuk menemukan korban lainnya,” paparnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Martin dilaporkan tenggelam bersama tiga anaknya saat menumpang KM Putri Sakinah di perairan Pulau Padar pada 26 Desember 2025. Hingga kini, dua korban telah ditemukan. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RATNA IRTATIK