Buka konten ini

PETANI di Kampung Sungai Jeram, Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, mulai menanam padi gogo di lahan seluas satu hektare sebagai upaya mendukung ketahanan pangan dan mendorong swasembada pangan.
Ketua Kelompok Tani Maju Jaya, Manun, mengatakan penanaman padi ini merupakan yang pertama kali dilakukan kelompoknya. Menurut dia, padi merupakan komoditas utama ketahanan pangan karena mayoritas masyarakat Indonesia menjadikan nasi sebagai makanan pokok.
“Orang kita kalau makan tanpa nasi, anggapannya belum makan,” ujarnya.
Meski menghadapi sejumlah kendala, seperti pertumbuhan rumput liar, keterbatasan air, serta angin kencang yang memengaruhi proses tanam, Manun mengaku tetap memberanikan diri membudidayakan padi gogo.
“Biasanya awal tahun curah hujan tinggi, tapi sekarang agak berkurang. Selain itu, angin juga cukup kencang,” katanya.
Untuk mengantisipasi serangan hama burung, kelompok tani memasang karet di atas tanaman padi. Karet tersebut akan mengeluarkan bunyi saat tertiup angin sehingga dapat menghalau burung dan melindungi tanaman dari kerusakan.
Saat ini, padi yang ditanam telah berusia sekitar 75 hari dan diperkirakan dapat dipanen pada akhir Januari atau awal Februari 2026.
Manun juga berencana kembali menanam padi pada April mendatang dengan luasan lahan yang lebih besar di lokasi lain. Hal ini didukung oleh bantuan pemerintah daerah dalam program penanaman padi gogo.
“Benih padi kami peroleh dari pemerintah daerah, begitu juga bantuan pupuk dan obat-obatan,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga telah menyiapkan fasilitas peralatan pascapanen untuk mendukung hasil pertanian petani.
Ke depan, Manun berencana menanam cabai di lahan bekas padi serta memanfaatkan batang padi sebagai pupuk organik. Ia juga mendorong anggota kelompok tani untuk menanam padi gogo dengan luasan minimal tiga ukur atau sekitar 45 × 15 meter persegi per petani.
“Paling tidak hasilnya bisa mencukupi kebutuhan satu keluarga selama satu tahun,” pungkasnya. (***)
Reporter : Slamet Nofasusanto
Editor : GUSTIA BENNY