Jumat, 13 Februari 2026

Silakan berlangganan untuk bisa membaca keseluruhan berita di Harian Batam Pos.

Baca Juga

Amsakar-Claudia Antar Bantuan Bencana Langsung

BATAM KOTA (BP) – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memastikan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat akan diberangkatkan pada rentang waktu 8 hingga 10 Januari 2026. Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana masyarakat Batam sebagai bentuk solidaritas terhadap warga yang terdampak bencana.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemko Batam telah menyalurkan bantuan awal sebesar Rp7,5 miliar untuk tiga daerah terdampak. Selain itu, donasi masyarakat Batam yang berhasil dihimpun mencapai Rp4.589.074.911, ditambah dukungan dari PLN Batam sebesar Rp2,5 miliar. Dengan demikian, total dana solidaritas yang terkumpul hampir menyentuh Rp15 miliar.

Rencananya, bantuan akan diserahkan langsung oleh Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, mengatakan rapat koordinasi persiapan penyaluran bantuan telah digelar di Kantor Wali Kota Batam pada Jumat (2/1/2026). Rapat tersebut membahas berbagai aspek teknis, mulai dari jadwal keberangkatan, kesiapan logistik, hingga mekanisme pendistribusian bantuan di daerah terdampak.

“Rapat ini memastikan seluruh proses penyaluran bantuan berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran. Kami ingin bantuan yang dikumpulkan benar-benar sampai dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Firmansyah dalam keterangan tertulis yang diterima Batam Pos, Sabtu (3/1).

Firmansyah menegaskan Pemko Batam berkomitmen menyalurkan bantuan secara langsung dan terkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat, sehingga penyalurannya dapat dipertanggungjawabkan dan dikelola dengan baik.

“Pimpinan daerah juga akan turun langsung ke lokasi. Jadi penyaluran bantuan ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi benar-benar tepat guna,” katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan bahwa Pemko Batam bersama Forkopimda sepakat mengalihkan euforia pergantian tahun menjadi aksi nyata solidaritas kemanusiaan. Menurutnya, musibah yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra menjadi panggilan moral bagi seluruh elemen masyarakat Batam.

“Biasanya pergantian tahun diisi dengan hiburan dan kembang api. Namun kali ini kami memilih membangun solidaritas dan empati untuk saudara-saudara kita di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang sedang tertimpa musibah,” kata Amsakar. (*)

Reporter : M. Sya’ban
Editor : Jamil Qasim